Shenzhen, Bharata Online - Wisatawan hanya perlu melakukan satu kali pemindaian wajah untuk menyelesaikan prosedur pemeriksaan di Pelabuhan Huanggang yang telah direnovasi. Di sini, teknologi pengenalan wajah telah memangkas waktu pemeriksaan lintas batas antara Kota Shenzhen di Tiongkok Selatan dan Daerah Administratif Khusus Hong Kong atau Hong Kong Special Administrative Region (HKSAR) menjadi hanya lima menit.

Pelabuhan yang resmi dibuka pada hari Senin (12/10) itu telah secara signifikan mempersingkat waktu pemeriksaan bagi penumpang yang bepergian di antara kedua kota tersebut.

Sebelum renovasi, penumpang harus mengantre dan menjalani pemeriksaan dua kali. Kini, mereka hanya perlu mengantre dan menyerahkan data diri satu kali, sementara otoritas pemeriksaan dari kedua belah pihak melakukan pengecekan secara bersamaan.

"Jauh lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Saya hanya perlu memindai wajah tanpa harus mengeluarkan kartu identitas," ujar seorang warga Hong Kong.

"Sangat praktis dan lancar. Saya hanya butuh waktu lima menit untuk melewati pos pemeriksaan," kata seorang warga dari daratan Tiongkok.

Pelabuhan Huanggang yang lama, yang dibuka pada tahun 1989, merupakan pelabuhan darat berskala besar pertama di Tiongkok yang menyediakan layanan pemeriksaan 24 jam. Pelabuhan ini telah melayani ratusan juta pelancong, dengan puncak lalu lintas penumpang harian mencapai lebih dari 60.000 orang dan lalu lintas kendaraan harian mencapai sekitar 10.000 unit.

Pembangunan kembali di lokasi aslinya dimulai pada tahun 2019 untuk memenuhi lonjakan permintaan perjalanan lintas batas.