Beijing, Radio Bharata Online - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Wang Wenbin, pada hari Senin (14/8) mengatakan Tiongkok mendesak negara-negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Tiongkok untuk menghentikan interaksi resmi dengan pihak berwenang Taiwan, dan berhenti mengirimkan sinyal yang salah kepada pasukan separatis di Taiwan.
Wang menyatakan hal tersebut untuk mengomentari laporan yang menyebut bahwa tiga anggota parlemen dari negara-negara Baltik, masing-masing dari Estonia, Lituania, dan Latvia, melakukan kunjungan ke Wilayah Taiwan minggu lalu.
Berbicara pada sebuah konferensi pers di Beijing, Wang menegaskan kembali bahwa hanya ada satu Tiongkok di dunia dan Taiwan adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari wilayah Tiongkok. Tiongkok dengan tegas menentang semua bentuk interaksi resmi antara otoritas Taiwan dan negara-negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Tiongkok.
"Kami mendesak pihak-pihak terkait untuk mematuhi prinsip satu Tiongkok, menahan diri untuk tidak mengirimkan sinyal yang salah kepada pasukan separatis Taiwan dan mengambil tindakan konkret untuk menjaga perkembangan hubungan bilateral yang sehat dan mantap," kata Wang.