Beijing, Bharata Online - Sektor logistik Tiongkok mencatat ekspansi berkelanjutan dalam kegiatan bisnis pada bulan Oktober 2026, menurut data terbaru yang dirilis oleh Federasi Logistik dan Pembelian Tiongkok (China Federation of Logistics and Purchasing) pada hari Selasa (3/11).

Indeks yang melacak pasar logistik negara tersebut, sebuah indikator vitalitas ekonomi, berada di angka 51,2 persen pada bulan Oktober 2026, turun 0,3 poin persentase dibandingkan bulan sebelumnya.

Beberapa subindeks tetap berada di zona ekspansi, termasuk total volume bisnis, pesanan baru, perputaran dana, investasi aset tetap, ketenagakerjaan, serta ekspektasi kegiatan bisnis.

Berdasarkan wilayah, indeks total volume bisnis untuk wilayah Tiongkok Timur, Tengah, dan Barat masing-masing tercatat sebesar 51,1 persen, 50,8 persen, dan 51,4 persen.

Indeks pesanan baru berada di angka 51,5 persen, naik 0,3 poin persentase secara bulanan. Terdapat perbedaan yang cukup mencolok antarwilayah, pesanan baru meningkat di Tiongkok bagian tengah dan barat, namun justru turun di wilayah timur.

"Meskipun indeks iklim bisnis sedikit menurun pada bulan Oktober, tren ekspansi industri ini tetap tidak berubah. Secara keseluruhan, pesanan baru mengalami peningkatan, yang menjadi landasan bagi operasional logistik yang stabil menjelang akhir tahun. Perbedaan antarwilayah juga mencerminkan variasi dalam laju permintaan di seluruh negeri. Secara umum, sektor logistik tetap stabil, dengan permintaan yang terus memberikan dukungan serta kondisi dasar yang memadai untuk menjaga kinerja tetap stabil sepanjang tahun," ujar Cui Zhongfu, Kepala Ekonom di Federasi Logistik dan Pembelian Tiongkok.