Kunming, Radio Bharata Online - Prakarsa Sabuk dan Jalan atau Belt and Road Initiative (BRI) yang diusulkan Tiongkok, yang bertujuan untuk membangun jaringan perdagangan, investasi, dan infrastruktur yang menghubungkan berbagai wilayah di sepanjang rute perdagangan kuno, telah menciptakan "situasi win-win" untuk Asia, menurut mantan Perdana Menteri Thailand, Krasae Chanawongse.

Berbicara kepada China Global Television Network (CGTN) pada hari Selasa (6/6), Chanawongse mengatakan bahwa BRI disambut secara luas oleh negara-negara Asia karena telah menciptakan lebih banyak peluang kerja sama.

"Walaupun prakarsa 'One Belt, One Road' (Belt and Road Initiative) dari Tiongkok, tapi sekarang menjadi topik yang menarik bagi banyak negara dari ASEAN dan juga negara-negara lain di Asia. Karena ini adalah sesuatu seperti situasi win-win. Karena setiap negara ingin memiliki kehidupan yang lebih baik, jalan yang lebih baik, komunikasi yang lebih baik, infrastruktur yang lebih baik," ujarnya.

Chanawongse juga mengatakan Tiongkok dan Thailand saling mencintai dan menghormati karena "kebutuhan bersama" untuk menjadi teman.

"Akhirnya satu kata yang ingin saya sampaikan adalah bahwa Tiongkok juga mencintai dan menghormati Thailand, dan membutuhkan kerja sama dari Thailand. Tetapi Thailand juga membutuhkan kerja sama dan dukungan dari Tiongkok. Jadi kita memiliki kebutuhan yang sama untuk berteman, menjadi keluarga yang sama," imbuhnya.