Beijing, Radio Bharata Online - Utusan Khusus Presiden AS untuk Iklim, John Kerry, pada hari Rabu (19/7) berjanji untuk menyampaikan keprihatinan Tiongkok atas sanksi AS terhadap industri fotovoltaik Tiongkok kepada pemerintah AS.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah konferensi pers di Beijing. Kerry mengatakan bahwa Tiongkok memimpin dunia dalam penggunaan energi terbarukan, dan berjanji untuk menyampaikan keprihatinan Tiongkok kepada pemerintah AS.
"Saya telah mengakui bahwa Tiongkok benar-benar luar biasa dalam hal kemampuan mereka untuk menggunakan energi terbarukan, khususnya tenaga surya dan angin. Mereka memimpin dunia dalam hal itu. Saya tahu Tiongkok khawatir tentang penjualan beberapa produk tersebut. Masalah itu telah disampaikan kepada saya dan merupakan tanggung jawab saya untuk kembali dan menyampaikan keprihatinan tersebut kepada pemerintah kami secara penuh dan saya akan melakukannya," ujar Kerry.
Kerry mendarat di Beijing pada Minggu (16/7) sore untuk kunjungan empat hari di Tiongkok. Lawatannya ini menyusul kunjungan Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, bulan lalu dan dilakukan satu minggu setelah kepergian Menteri Keuangan, Janet Yellen.