Baku, Bharata Online - Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev, bertemu dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, pada hari Rabu (14/10) di Baku.
Aliyev meminta Wang, yang juga merupakan anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok, untuk menyampaikan salam hangat dan harapan terbaiknya kepada Presiden Tiongkok, Xi Jinping. Ia juga berterima kasih kepada Xi karena telah mengutus Wang sebagai perwakilan khususnya untuk menghadiri Konferensi tentang Interaksi dan Tindakan Membangun Kepercayaan di Asia atau Conference on Interaction and Confidence Building Measures in Asia (CICA) ke-7 di Azerbaijan.
Aliyev menyatakan bahwa Azerbaijan dan Tiongkok memiliki tingkat kepercayaan politik yang tinggi serta kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan, dan kemitraan strategis komprehensif di antara kedua negara terus berkembang pesat.
Aliyev menuturkan bahwa kesepahaman yang dicapainya dengan Xi saat kunjungannya ke Tiongkok tahun lalu telah diimplementasikan secara efektif, sehingga membawa hubungan bilateral ke tahap yang baru.
Aliyev menyampaikan apresiasinya atas dukungan kuat yang telah lama diberikan Tiongkok kepada Azerbaijan dalam upaya pembangunan ekonomi dan sosial, serta dalam menjaga kepentingan nasional Azerbaijan.
Ia menyebutkan bahwa Azerbaijan memandang Tiongkok sebagai kekuatan utama dalam kebangkitan negara-negara Global Selatan, dan modernisasi Tiongkok telah menjadi teladan bagi negara-negara berkembang, termasuk Azerbaijan.
Seraya mencatat bahwa Azerbaijan merupakan salah satu negara pertama yang mendukung dan berpartisipasi dalam Prakarsa Sabuk dan Jalan (Belt and Road Initiative), Aliyev mengatakan bahwa serangkaian proyek kerja sama antara kedua negara telah membuahkan hasil yang bermanfaat.
Aliyev menyatakan bahwa Azerbaijan berkeinginan untuk memperkuat penyelarasan strategis dengan Tiongkok serta memperluas kerja sama di berbagai bidang, seperti energi dan konektivitas. Ia menambahkan bahwa Azerbaijan menyambut baik lebih banyak perusahaan Tiongkok untuk berinvestasi dan menjalankan bisnis di negaranya.
Ia juga mendorong pemanfaatan penuh perjanjian bebas visa timbal balik guna lebih meningkatkan pertukaran antarwarga dari kedua negara.
Aliyev menegaskan bahwa Azerbaijan tetap teguh pada prinsip "Satu Tiongkok", mendukung penuh berbagai inisiatif global yang digagas oleh Presiden Xi, serta menghargai komitmen konsisten Tiongkok dalam menjunjung tinggi keadilan internasional dan multilateralisme.
Ia menambahkan bahwa Azerbaijan bersedia untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan Tiongkok dalam urusan internasional maupun regional.
Wang menyampaikan salam hangat dari Presiden Xi kepada Presiden Aliyev. Ia menyatakan bahwa di bawah arahan strategis kedua kepala negara, Tiongkok dan Azerbaijan telah memelihara saling pengertian, kepercayaan, dan dukungan. Hubungan bilateral kedua negara pun menunjukkan momentum pertumbuhan yang kuat serta prospek pengembangan yang luas.
Wang mengatakan bahwa Tiongkok mengucapkan selamat kepada Azerbaijan atas kemajuan luar biasa yang telah dicapai dalam pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Aliyev. Tiongkok mendukung Azerbaijan dalam menempuh jalur pembangunan yang sesuai dengan kondisi nasionalnya, serta siap memperkuat kerja sama dengan Azerbaijan dan pihak-pihak lain terkait "Koridor Tengah" (Middle Corridor). Tiongkok berkomitmen untuk tetap menjadi mitra strategis jangka panjang yang dapat diandalkan dalam proses pembangunan Azerbaijan.
Wang menambahkan bahwa Tiongkok menghargai dukungan kuat yang telah lama diberikan oleh Azerbaijan terkait isu-isu yang menyangkut kepentingan inti Tiongkok. Sebaliknya, Tiongkok juga mendukung Azerbaijan dalam menjaga kemerdekaan, kedaulatan, dan integritas wilayahnya.
Menurut Wang, pembangunan Tiongkok mencerminkan peningkatan kekuatan Global Selatan sekaligus memperkuat kekuatan kolektif negara-negara berkembang. Ia menegaskan bahwa Tiongkok siap untuk terus menjalin koordinasi dan kerja sama yang erat dengan Azerbaijan guna menjaga kepentingan bersama negara-negara Global Selatan.
Wang menyatakan bahwa Tiongkok mendukung Azerbaijan untuk memainkan peran penting dalam berbagai platform multilateral, seperti CICA, maupun dalam urusan internasional, serta berkontribusi lebih besar bagi perdamaian dan stabilitas regional maupun global.
Dalam kunjungan tersebut, Wang juga mengadakan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Azerbaijan, Jeyhun Bayramov.