Beijing, Radio Bharata Online - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Wang Wenbin, dalam sebuah konferensi pers di Beijing pada hari Selasa (2/1) mengatakan Tiongkok bersedia bergandengan tangan dengan semua pihak untuk mempromosikan pembangunan yang damai, kerja sama yang saling menguntungkan, dan kemakmuran bersama di seluruh dunia, untuk membangun komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia.

Wang memberikan komentar tersebut sebagai tanggapan atas keberhasilan pertemuan pertama Sub-Komite Kerja Sama Pengentasan Kemiskinan Tiongkok-Uzbekistan yang diadakan melalui tautan video pada 29 Desember 2023, dengan konsensus baru dicapai terkait kerja sama pengentasan kemiskinan.

"Menurut konsensus yang dicapai oleh kedua kepala negara selama KTT Tiongkok-Asia Tengah Mei lalu, Tiongkok dan Uzbekistan membentuk sub-komite tentang pengurangan kemiskinan di bawah komite kerja sama antar-pemerintah. Ini adalah sub-komite pengentasan kemiskinan pertama yang dibentuk oleh Tiongkok di tingkat pemerintah. Keberhasilan penyelenggaraan pertemuan pertama sub-komite ini menandai peluncuran resmi mekanisme kerja sama pengentasan kemiskinan Tiongkok-Uzbekistan dan membuka babak baru dalam kerja sama pengentasan kemiskinan antara kedua negara," ujar Wang.

"Kemiskinan adalah penyakit kronis masyarakat manusia dan tantangan bersama yang dihadapi dunia. Pemerintah Tiongkok selalu bersikeras untuk menempatkan pembangunan pedesaan dan pengentasan kemiskinan pada posisi penting dalam pemerintahan, memusatkan upayanya untuk memenangkan perang melawan kemiskinan, dan merealisasikan tujuan pengentasan kemiskinan yang ditetapkan oleh Agenda Pembangunan Berkelanjutan PBB 2030, 10 tahun lebih cepat dari yang dijadwalkan. Saat ini, Tiongkok secara komprehensif memajukan tujuan besar untuk membangun negara yang lebih kuat dan mencapai peremajaan nasional di semua lini dengan mengejar modernisasi Tiongkok. Pepatah Tiongkok mengatakan, "sekuntum bunga tidak akan menghasilkan musim semi, sedangkan seratus bunga yang mekar penuh akan menghasilkan musim semi di taman". Pembangunan yang sesungguhnya terjadi ketika setiap negara berkembang. Tiongkok bersedia bekerja sama dengan semua pihak untuk mempromosikan modernisasi global, yang menampilkan pembangunan damai, kerja sama yang saling menguntungkan, dan kemakmuran bersama, untuk membangun komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia," papar Wang.