Beijing, Bharata Online - Juru Bicara Kementerian Perdagangan Tiongkok, He Yadong, pada hari Kamis (9/4) mengatakan bahwa kampanye "Ekspor ke Tiongkok" telah meningkatkan ekspor dari negara-negara mitra dan mengubah pasar domestik Tiongkok yang luas menjadi pasar bersama bagi produsen dari seluruh dunia.
Dalam beberapa tahun terakhir, kementerian tersebut telah menyoroti keunggulan pasar Tiongkok yang luas dalam tiga kampanye nasional yang terkoordinasi, yaitu "Belanja di Tiongkok," "Ekspor ke Tiongkok," dan "Investasi di Tiongkok".
Kampanye "Ekspor ke Tiongkok" dikembangkan untuk mempromosikan perdagangan yang seimbang dan perspektif mitra dagang internasional Tiongkok.
Kampanye ini telah mendorong lebih banyak negara untuk memperluas ekspor ke Tiongkok, membawa barang impor berkualitas tinggi ke rumah tangga di seluruh negeri dan menjadikan pasar Tiongkok yang besar sebagai sumber daya global.
"Tahun ini, kami secara proaktif meluncurkan kampanye 'Ekspor ke Tiongkok', dengan menetapkan Inggris, Spanyol, Kazakhstan, Kenya, dan Thailand sebagai negara tema untuk pertama kalinya. Berbagai kegiatan promosi impor telah membuahkan hasil yang memuaskan. Misalnya, acara 'Beli Global di Zhejiang, Dorong Konsumsi dengan Hangzhou' menghasilkan pesanan yang ditargetkan senilai lebih dari 30 miliar yuan (sekitar 75 triliun rupiah), sementara permintaan pengadaan yang dirilis pada acara perjodohan pengadaan impor SCO Premium Choice di Qingdao mencapai 150 miliar yuan (sekitar 376 triliun rupiah)," ujar He pada konferensi pers di Beijing, Kamis (9/4).
Menurutnya, dengan memanfaatkan momentum keberhasilan acara dan respons pasar yang kuat, kementerian kini sedang mempersiapkan fase kegiatan selanjutnya.
"Ke depannya, kementerian akan menyelenggarakan lebih dari 100 acara seputar sepuluh tema 'Ekspor ke Tiongkok'. Kami akan mengorganisir perusahaan-perusahaan Tiongkok untuk berekspansi ke pasar global dan mengundang perusahaan-perusahaan asing untuk masuk, membangun jembatan antara pembeli Tiongkok dan penjual global. Pada saat yang sama, kami akan memperkuat sinergi antara 'Ekspor ke Tiongkok' dan 'Berbelanja di Tiongkok', memastikan bahwa impor berkualitas tinggi tidak hanya masuk ke pasar tetapi juga laku terjual dengan baik," jelasnya.