BEIJING, Radio Bharata Online - Penerbangan langsung Beijing-Naha akan dilanjutkan pada pertengahan September, dengan prosedur aplikasi visa Tiongkok yang disederhanakan untuk orang-orang di Okinawa.

Para ahli mengatakan, kebijakan ini mencerminkan tanggapan Tiongkok atas permohonan Gubernur Okinawa Denny Tamaki, yang menyatakan keinginan untuk meningkatkan pertukaran, antara Okinawa dan Beijing, selama kunjungannya pada awal Juli lalu.

Air China akan melanjutkan penerbangan langsung antara Beijing dan Naha pada 17 September, setelah penerbangan sempat dihentikan pada Februari 2020 karena wabah COVID-19.

Surat kabar Okinawa, The Ryukyu Shimpo, melaporkan pada hari Sabtu, bahwa penerbangan langsung yang dilanjutkan ini, akan menjadi yang kedua antara Okinawa dan daratan Tiongkok, setelah China Eastern lebih dulu melanjutkan rute Shanghai-Naha pada bulan Juli.

Konsul Jenderal Tiongkok di Fukuoka, Lü Guijun, melalui akun Twitter pada hari Jumat mengatakan, dengan dimulainya kembali rute Beijing-Naha, diharapkan pertukaran orang-ke-orang antara Prefektur Okinawa dan Tiongkok akan semakin dekat.

Menurut Konsulat Jenderal Tiongkok di Fukuoka, mulai 11 Agustus, prosedur bagi warga Okinawa yang mengajukan visa Tiongkok akan disederhanakan. Mereka tidak perlu datang langsung ke Konsulat Jenderal di Fukuoka, jika mereka mengajukan permohonan melalui biro perjalanan.

Dimulainya kembali penerbangan langsung Naha-Beijing dan prosedur aplikasi visa yang disederhanakan untuk warga Okinawa, dapat dilihat sebagai hasil yang dicapai dari kunjungan Danny Tamaki ke Tiongkok. Pihak Tiongkok telah menanggapi permintaannya. Langkah-langkah ini akan membantu warga Okinawa dalam perjalanan ke Tiongkok, untuk mempromosikan pertukaran budaya dua arah antara Okinawa dan Tiongkok. (GT)