Buenos Aires, Bharata Online - Produsen mobil asal Tiongkok semakin memperkuat posisinya di Argentina berkat kendaraan berteknologi tinggi dan harga yang kompetitif, menyusul pelonggaran pembatasan impor oleh negara tersebut sejak tahun 2025.
Impor kendaraan listrik dan hibrida yang terjangkau mulai mengubah wajah pasar otomotif terbesar ketiga di Amerika Latin itu. Hal tersebut menurunkan biaya kendaraan bagi konsumen sekaligus menekan produsen mobil dalam negeri untuk bersaing.
Dengan menampilkan teknologi mutakhir dan beragam model, Buenos Aires baru-baru ini menjadi tuan rumah pameran mobil Tiongkok yang pertama.
"Utamanya karena kami mencari harga terbaik, serta mobil yang efisien dan berjenis hibrida," ujar Magdalena, seorang pembeli mobil di pameran tersebut.
Gelombang merek-merek Tiongkok masuk ke Argentina lebih lambat dibandingkan dengan banyak negara Amerika Latin lainnya.
Diego Sanchez Navarro, CEO Beijing Automotive Industry Corporation (BAIC) Argentina, mengatakan bahwa persepsi konsumen Argentina terhadap kendaraan Tiongkok telah banyak berubah selama beberapa tahun terakhir.
"Ada perubahan persepsi masyarakat mengenai hal ini. Kami memulai dengan merek ini pada tahun 2018. Sangat sulit meyakinkan konsumen tradisional Argentina untuk mencoba kendaraan Tiongkok. Mereka belum terbiasa. Kini, situasinya telah berubah total karena kendaraan-kendaraan tersebut memiliki kualitas yang sangat tinggi dan masyarakat sudah mengenalnya. Sekarang, pertanyaannya bukan lagi 'apakah saya harus membeli kendaraan Tiongkok?', melainkan 'kendaraan Tiongkok mana yang sebaiknya saya beli?'" ujarnya.
Perubahan lanskap pasar itu dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah, dengan hambatan impor mobil dilonggarkan pada Januari 2025. Setiap tahun, sebanyak 50.000 kendaraan listrik dan hibrida dapat masuk ke Argentina tanpa bea masuk. Hal ini tidak hanya mendorong penurunan harga, tetapi juga berdampak pada produksi lokal.
Industri otomotif Argentina sendiri sedang mengalami kontraksi; angka produksi menurun, dan penjualan hingga bulan Agustus 2026 tercatat turun 24,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Merek-merek Tiongkok terus memperluas pangsa pasar mereka, dengan penjualan mobil Tiongkok di Argentina melonjak pada tahun 2026 hingga menguasai 10 persen pasar Argentina, naik dari dua persen pada akhir tahun lalu.
"Kita sedang menuju perubahan paradigma. Semua pemain baru ini, dalam hal ini mereka yang berasal dari Tiongkok, pada akhirnya akan membentuk pasar yang benar-benar baru dengan aturan-aturan baru. Ini akan menjadi sebuah langkah maju. Mereka menghadirkan teknologi modern, dan pada akhirnya, hal itu menguntungkan konsumen," ujar Matias Antico, seorang jurnalis industri otomotif.