Wakil Tetap Tiongkok untuk PBB Zhang Jun, pada hari Kamis lalu (3/8) ketika menghadiri Debat Umum Tingkat Tinggi Dewan Keamanan PBB tentang Isu Konflik dan Ketahanan Pangan menyatakan, ketidaktahanan pangan pada umumnya adalah akibat dari pembangunan dalam lingkup global yang tidak memadai dan tidak seimbang, dalam masalah ketahanan pangan, aksi lebih penting daripada segalanya, Tiongkok selalu aktif berkontribusi demi menjaga ketahanan pangan internasional.

Zhang Jun menyatakan, situasi ketahanan pangan global dewasa ini semakin serius, Tiongkok mendukung lembaga PBB untuk memainkan keunggulan profesionalnya dan peranan koordinasinya, memobilisasi masyarakat internasional khususnya negara maju untuk meningkatkan bantuan kemanusiaannya, dan meringankan kesulitan rakyat negara terkait. Masyarakat internasional hendaknya beraksi bersama, mendorong berbagai tuntutan Resolusi No.2417 Dewan PBB segera terlaksana dan mencapai hasil, mempertahankan penyelesaian konflik secara politik, dan menghentikan sirkulasi buruk antara konflik dan kelaparan.

Zhang Jun menekankan, hendaknya menangani masalah ketahanan pangan dalam kerangka besar koordinasi kebijakan ekonomi makro global dan pembangunan berkelanjutan. Negara maju hendaknya mencabut tunjangan pertaniannya yang tidak layak, mengambil kebijakan mata uang yang bertanggung jawab, mengurangi terpaan terhadap ketahanan pangan negara-negara berkembang yang disebabkan oleh inflasi impor dan fluktuasi nilai tukar. Selain itu, hendaknya melaksanakan komitmen bantuan pembangunan pihak berwajib, tidak menggunakan blokade teknologi dan “small yard, high fence”, melainkan mempercepat peralihan dan penggunaan aplikasi transfer teknologi biologis, digital dan ruang angkasa serta pembagian pengetahuan terkait, menciptakan situasi yang kondusif bagi negara berkembang untuk meningkatkan pembangunan kapasitas dan pembangunan abadinya.

Zhang Jun menekankan, pada masalah ketahanan pangan, aksi lebih penting daripada segalanya, Tiongkok selalu aktif berkontribusi untuk menjaga ketahanan pangan internasional. Ke depannya, Tiongkok akan terus bersama berbagai negara memberikan kontribusi yang lebih besar demi memelihara ketahanan pangan global.

Pewarta : CRI