Beijing, Bharata Online - Seorang pejabat senior Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memuji kontribusi Tiongkok terhadap misi pemeliharaan perdamaian PBB dan menggarisbawahi peran Forum Xiangshan Beijing dalam mendorong dialog, seraya menyebut semangat multilateralisme forum tersebut "sangat nyata" dalam pendekatannya.

Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Operasi Pemeliharaan Perdamaian, Jean-Pierre Lacroix, yang menghadiri forum yang sedang berlangsung di Beijing tersebut, menyoroti pentingnya operasi pemeliharaan perdamaian PBB dan mengapresiasi komitmen Tiongkok terhadap misi-misi ini dalam sebuah wawancara dengan China Global Television Network (CGTN) di sela-sela Forum Xiangshan pada hari Rabu (16/9).

"Operasi pemeliharaan perdamaian memainkan peran krusial di berbagai wilayah. Operasi ini melindungi warga sipil. Saya bisa katakan bahwa puluhan ribu warga sipil dilindungi setiap harinya oleh pasukan penjaga perdamaian. Selain itu, operasi ini mencegah kesepakatan gencatan senjata menjadi gagal atau runtuh. Tentu saja, hal ini sangatlah penting karena jika gencatan senjata tidak lagi berlaku, maka upaya politik menuju penyelesaian politik yang langgeng tidak mungkin dapat ditempuh. Jadi, inilah alasan utama mengapa hal ini krusial, dan kami semua sangat berterima kasih kepada Tiongkok atas penyediaan personel penjaga perdamaian yang sangat profesional—baik pria maupun wanita dalam berbagai misi, serta penyediaan dana," ujar Lacroix.

Ia juga memuji Forum Beijing Xiangshan, yang menurutnya merupakan wadah yang kuat untuk mendorong dialog.

"Terkait upaya mendorong dialog, multilateralisme PBB pada dasarnya adalah tentang dialog, tentang upaya menyelesaikan perbedaan melalui cara-cara damai, dan tentu saja cara damai itu adalah dialog serta upaya menjembatani perbedaan tanpa menggunakan kekerasan. Saya rasa dari sudut pandang tersebut, sangat jelas bahwa kesamaan pendekatan antara apa yang diwakili oleh PBB, yaitu multilateralisme, dan semangat dialog di Forum Xiangshan ini terlihat sangat nyata bagi saya," katanya.

Selama lebih dari 20 tahun sejak didirikan, Forum Xiangshan Beijing telah memainkan peran penting dalam membangun konsensus mengenai keamanan, mendorong kerja sama pertahanan, serta menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.

Berlangsung dari hari Selasa (15/9) hingga Kamis (16/9), forum tahun ini telah menarik kehadiran perwakilan resmi, akademisi, pakar, dan pengamat dari hampir 100 negara, wilayah, dan organisasi internasional.