Xiamen, Bharata Online - Tiongkok memiliki keunggulan signifikan untuk menjadi tuan rumah bagi sekretariat perjanjian yang didukung PBB mengenai konservasi laut dan keanekaragaman hayati, kata Presiden Dewan Menteri Togo, Faure Essozimna Gnassingbe, saat berkunjung ke kota pesisir Xiamen di Provinsi Fujian, Tiongkok Timur.
Perjanjian tentang Keanekaragaman Hayati Laut di Wilayah di Luar Yurisdiksi Nasional, yang juga dikenal sebagai Perjanjian Laut Lepas (High Seas Treaty), resmi mulai berlaku pada Januari 2026. Karena lokasi sekretariatnya belum diputuskan, Tiongkok telah mengajukan diri untuk menempatkan badan tersebut di Xiamen.
Selama kunjungannya ke Tiongkok pada tanggal 9 hingga 16 Oktober 2026, Gnassingbe meninjau sebuah institut penelitian kelautan di kota tersebut dan memuji kapasitasnya untuk menjadi tuan rumah. Dalam kunjungan resmi ketujuhnya ke Tiongkok dan kunjungan keduanya ke Xiamen ini, Gnassingbe menyebut perkembangan pesat kota tersebut sangat mengesankan dan luar biasa.
"Saya pernah ke sini 31 tahun yang lalu. Harus diakui, ketika kota ini pertama kali diusulkan dalam jadwal, reaksi awal saya, mengingat Tiongkok memiliki begitu banyak kota, adalah bertanya-tanya apakah saya bisa pergi ke tempat lain. Namun, begitu tiba di kota Anda saat ini, saya merasa yakin. Saya sama sekali tidak mengenali tempat yang pernah saya kenal tiga dekade silam. Perkembangannya sungguh luar biasa; gedung-gedung baru bermunculan dan infrastruktur telah diperluas secara signifikan," ujar Gnassingbe.
Berbicara mengenai perjanjian penting PBB tentang perlindungan keanekaragaman hayati laut di perairan internasional, Gnassingbe mengakui tradisi maritim Tiongkok yang kaya serta kapasitas penelitian dan pengembangannya, seraya menilai Xiamen sebagai lokasi yang sangat tepat bagi badan internasional tersebut.
Ia juga menyampaikan harapan besar bahwa sekretariat itu nantinya akan membantu negara-negara Afrika memperkuat kemampuan penelitian kelautan mereka dan meningkatkan akses terhadap data kelautan.
"Saya yakin negara Anda memiliki aset yang luar biasa. Pertama, Anda memiliki tradisi maritim yang diakui secara luas. Anda memiliki infrastruktur modern, kami telah melihat gedung yang dapat berfungsi sebagai kantor pusat sekretariat dalam tayangan video sebelumnya, jadi kondisi infrastrukturnya sangat memadai. Anda juga memiliki pengalaman; Tiongkok senantiasa memenuhi komitmen internasionalnya. Selain itu, Anda memiliki kemampuan penelitian yang signifikan. Pembangunan Anda berkaitan erat dengan kegiatan pelabuhan dan teknologi. Terkait perlindungan lingkungan laut, bidang yang Anda memiliki rekam jejak yang kuat, kota ini memiliki lokasi dan fasilitas yang sangat tepat untuk menjadi tuan rumah bagi lembaga ini," ujarnya.