GENEVA, Bharata Online - Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia (World Intellectual Property Organization - WIPO), pada hari Senin 12 Oktober di Geneva Swiss, menetapkan Kota Shanghai di Tiongkok, Liverpool di Inggris, dan Charleroi di Belgia, sebagai pemenang penghargaan “Kota Inovasi WIPO” yang pertama.

Mulai diluncurkan pada tahun ini, penghargaan Kota Inovasi WIPO terbuka bagi kota-kota di 194 negara anggota WIPO, dan dianugerahkan kepada kota-kota visioner, atas komitmen berani mereka, dalam mendorong inovasi dan kreativitas di tahun-tahun mendatang. Ketiga pemenang tersebut dipilih dari 15 kota finalis.

Menurut WIPO, visi Shanghai adalah memperkuat posisinya sebagai pusat internasional bagi sains, teknologi, dan kekayaan intelektual. Shanghai juga menumbuhkan budaya inovasi dan kreativitas yang lebih luas. Komitmen kota ini mencakup perluasan pendidikan dan layanan kekayaan intelektual, pembukaan akses terhadap infrastruktur dan data inovasi, dukungan bagi industri budaya dan kreatif, serta penguatan hubungan antara sektor penelitian, industri, wirausahawan, dan investor.

Zhou Yaming, Wasekjen Pemerintah Kota Shanghai mengatakan, penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan kuat dari WIPO atas perkembangan inovatif Shanghai, dan upayanya dalam membangun ekosistem kekayaan intelektual yang berkembang pesat.

Menurut Zhou, hal ini juga mencerminkan dukungan masyarakat internasional, atas komitmen Tiongkok dalam inovasi terbuka, saling menguntungkan, dan keberhasilan bersama.

Para pemenang dipilih oleh dewan juri internasional independen, yang terdiri dari para ahli terkemuka di bidang budaya dan kreatif, perencanaan kota, pengembangan masyarakat, dan pertumbuhan berbasis inovasi.

Andrea Dempster Chung, anggota Panel Juri Internasional sekaligus salah satu pendiri dan direktur eksekutif Kingston Creative, mengatakan bahwa proposal Shanghai sangat mengesankan, bukan hanya karena basis penelitian dan pengembangan yang kuat yang telah dimiliki kota tersebut, melainkan juga karena besarnya ambisi, serta kuatnya komitmen yang ditawarkan. (Sumber: Kantor Berita Xinhua)