Sanya, Bharata Online - Anda pernah dengar tentang Sanya Yucai Ecological Zone? Ya, ini merupakan sebuah kawasan administratif dan ekologis yang terletak di pegunungan barat laut Kota Sanya, Provinsi Hainan, Tiongkok. Diresmikan pada September 2014, kawasan ini sangat unik karena merupakan satu-satunya distrik di Sanya yang tidak memiliki garis pantai.
Dikenal luas dengan julukan "Taman Belakang Sanya" (Sanya's Backyard Garden), kawasan ini menawarkan pesona hutan hujan tropis, pertanian inovatif, dan kekayaan budaya yang kontras dengan hiruk-pikuk pariwisata pesisir Sanya.
Salah satu program yang menjadi andalah Sanya Yucai Ecological Zone adalah budidaya durian. Selama bertahun-tahun, Tiongkok bergantung pada impor durian dari Asia Tenggara. Namun, Yucai berhasil mematahkan anggapan bahwa Tiongkok tidak bisa menanam durian. Kawasan ini menggunakan sistem pertanian pintar, seperti irigasi otomatis, pemantauan iklim presisi, dan penggunaan drone untuk memanen durian "matang di pohon" secara massal.
Menurut Dr. Li dari Universitas Pertanian Tiongkok, meski saat ini telah menuai hasil positif, program budidaya ini awalnya menghadapai berbagai macam tantangan. Salah satunya adalah masalah iklim yang berbeda dengan dengan negara produsen durian seperti Thailan dan Vietnam, serta cuaca yang acapkali bersuhu rendah yang terjadi hampir sepanjang tahun.
"Di sini, sekitar bulan Februari setelah Tahun Baru Imlek, suhu turun di bawah 16°C. Ini sangat merugikan pertumbuhan durian, menyebabkan kerusakan akibat embun beku," ujarnya kepada tim Bharata Online pada hari pertama Tur Media "China Walk: Vibrant Hainan" 2026, Senin (19/10).
Selain itu, karena kurangnya pengalaman menanam dari para petani, muncul pula masalah awal terkait pemupukan, irigasi, dan penggunaan air, termasuk pemupukan berlebihan yang merusak pohon. Investasi awal budidaya durian juga sangat tinggi, yang tidak mampu ditanggung oleh banyak petani kecil.
"Sulit bagi petani biasa untuk mampu melakukannya karena mereka adalah petani kecil dan tidak mampu membayar harga yang tinggi untuk menanam pohon. Mereka juga harus menunggu perusahaan besar untuk berinvestasi dalam jangka waktu yang lama sebelum mereka mampu menanggung risiko ini. Situasi yang berbeda membutuhkan pendekatan yang berbeda," kata Li.
Secara keseluruhan, Sanya Yucai Ecological Zone adalah wujud nyata dari konsep pembangunan hijau, di mana perlindungan lingkungan, pelestarian budaya tradisional, dan modernisasi ekonomi pertanian dapat berjalan beriringan di Pulau Hainan.