New York, Radio Bharata Online - Seorang utusan Tiongkok pada hari Rabu (9/8) meminta pihak-pihak di Sudan untuk menghentikan permusuhan sesegera mungkin.
Dai Bing, Wakil Perwakilan Tetap Tiongkok untuk PBB mengatakan konflik bersenjata di Sudan telah berlangsung selama hampir empat bulan dengan meningkatnya korban sipil dan situasi kemanusiaan yang memburuk. Sebagai teman baik dan mitra Sudan, Tiongkok sangat menyesalkan perkembangan ini.
Tiongkok berharap pihak-pihak yang terlibat akan, demi kepentingan negara dan rakyatnya, mengakhiri pertempuran sesegera mungkin, mendorong de-eskalasi dan menyelesaikan perselisihan mereka melalui dialog untuk menciptakan kondisi perdamaian dan rekonsiliasi, katanya kepada Dewan Keamanan.
"Tiongkok menyambut baik upaya-upaya besar yang dilakukan oleh Uni Afrika, Otoritas Antar Pemerintah untuk Pembangunan, Liga Arab dan negara-negara di kawasan ini untuk menyelesaikan krisis di Sudan. Mesir menjadi tuan rumah KTT Negara Tetangga Sudan bulan lalu. Chad mengadakan pertemuan tingkat menteri lanjutan minggu ini. Tiongkok mengharapkan negara-negara dan organisasi regional untuk memperkuat koordinasi dengan pihak-pihak di Sudan dan memainkan peran kunci dalam memfasilitasi perundingan damai. Komunitas internasional dan mitra di luar kawasan harus memberikan dukungan dan kerja sama yang diperlukan," jelas Dai.
Sudan saat ini sedang menghadapi kebutuhan kemanusiaan yang sangat besar, yang memiliki efek limpahan pada negara-negara tetangga. Tiongkok menyerukan kepada masyarakat internasional untuk membantu Sudan dan negara-negara tetangga meningkatkan kapasitas respon kemanusiaan mereka, memperluas skala bantuan dan mendukung inisiatif kemanusiaan regional.
Dai mengatakan Sudan adalah negara penting di Tanduk Afrika. Gencatan senjata segera dan kembali ke keadaan normal dan ketertiban merupakan kepentingan mendasar bagi Sudan dan negara-negara di kawasan ini. Masyarakat internasional harus memperhatikan seruan negara-negara tersebut, mendukung upaya-upaya yang baik dari negara-negara dan organisasi-organisasi regional, dan menghindari program-program yang dipaksakan dari luar, sanksi-sanksi dan tekanan-tekanan.
Ia juga menyatakan Tiongkok percaya bahwa rakyat Sudan memiliki kemampuan dan kebijaksanaan untuk mengatasi kesulitan dan tantangan saat ini dan mengakhiri pertempuran sesegera mungkin. Tiongkok siap bekerja sama dengan masyarakat internasional untuk mendukung upaya rakyat Sudan.