Beijing, Radio Bharata Online - Tiongkok mendesak pihak Filipina untuk menghormati komitmennya dan menghentikan kegiatan yang melanggar di perairan Ren'ai Jiao, kata Juru Bicara Penjaga Pantai Tiongkok dalam sebuah pernyataan pada hari Senin (7/8).
Filipina mengirim empat kapal yang terdiri dari dua kapal suplai dan dua kapal penjaga pantai ke perairan Ren'ai Jiao tanpa izin pada hari Sabtu (5/8) lalu, meskipun Tiongkok telah berulang kali membujuk dan memperingatkan.
Ren'ai Jiao merupakan bagian dari Kepulauan Nansha di Laut Tiongkok Selatan. Sesuai dengan hukum, Pasukan Penjaga Pantai Tiongkok mengambil tindakan yang sesuai dan mengusir kapal-kapal yang membawa bahan bangunan ilegal dari perairan tersebut, demikian pernyataan Juru Bicara tersebut.
"Kami mendesak pihak Filipina untuk segera menghentikan kegiatan yang melanggar di perairan ini," kata pernyataan itu, menambahkan bahwa Tiongkok memiliki kedaulatan yang tak terbantahkan atas Kepulauan Nansha dan perairan yang berdekatan dengan mereka, termasuk Ren'ai Jiao.
"Pasukan Penjaga Pantai Tiongkok akan terus melakukan kegiatan penegakan hukum di perairan yang berada di bawah yurisdiksi Tiongkok sesuai dengan hukum," kata pernyataan tersebut.