Beijing, Bharata Online - Presiden Tiongkok, Xi Jinping, menyampaikan pidato dalam upacara penyambutan pada hari Kamis (24/9) di Gedung Putih. Ia menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama dengan Presiden AS, Donald Trump, guna mengarahkan hubungan Tiongkok-AS, yang ibarat sebuah kapal raksasa, menuju masa depan yang stabil.

"Dengan bekerja sama, kita dapat memperpanjang daftar kerja sama dan memperpendek daftar permasalahan," ujar Xi. Ia juga menyerukan kedua belah pihak untuk memperkuat komunikasi, bekerja sama dengan tulus, dan hidup berdampingan secara damai.

Berikut adalah beberapa kutipan penting dari pidatonya:

"Menghadapi perubahan dunia, perubahan zaman, dan peristiwa-peristiwa yang memiliki signifikansi sejarah saat ini, Tiongkok dan Amerika Serikat—sebagai dua negara besar, memikul tanggung jawab sejarah untuk memajukan pembangunan dan kemajuan umat manusia."

"Kerja sama Tiongkok-AS mungkin tidak dapat menyelesaikan setiap masalah di dunia. Namun, tanpa kerja sama kita, akan sulit untuk menyelesaikan banyak masalah dunia."

"Kita tidak perlu menghindari pembicaraan mengenai persaingan, namun persaingan kita haruslah sehat dan tetap dalam batasan yang wajar. Persaingan ini hendaknya menjadi ajang saling mengejar kemajuan, bukan pergulatan yang hanya mengenal pemenang dan pihak yang kalah."

"Upaya mewujudkan kebangkitan besar bangsa Tiongkok dan upaya menjadikan Amerika hebat kembali dapat berjalan beriringan."

Atas undangan Trump, Xi melakukan kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat mulai hari Rabu (23/9) hingga Jumat (25/9).