Harbin, Bharata Online - Jalur Kereta Cepat Harbin-Yichun, jalur kereta cepat paling utara di Tiongkok, resmi mulai beroperasi pada hari Senin (28/9).

Jalur kereta ini melintasi wilayah dengan kondisi permafrost (tanah beku abadi) yang tidak berkelanjutan di Provinsi Heilongjiang, Tiongkok Timur Laut, serta menghubungkan kota hutan Yichun dengan Harbin, ibu kota provinsi tersebut.

Kereta pertama yang menuju ke arah selatan berangkat dari Stasiun Kereta Yichunxi (Stasiun Yichun Barat) pada pukul 10.26 dan dijadwalkan tiba di Harbin sekitar pukul 12.12. Menurut China Railway Harbin Group Co., Ltd., perjalanan ini secara signifikan memangkas waktu tempuh antara kedua kota tersebut.

Jalur baru ini membentang sepanjang 318 kilometer dengan kecepatan rancangan 250 kilometer per jam dan memiliki sembilan stasiun di sepanjang rutenya.

Stasiun Kereta Yichunxi saat ini merupakan stasiun kereta cepat dengan letak geografis paling utara di Tiongkok sekaligus stasiun baru terbesar di sepanjang jalur tersebut, dengan kapasitas menampung 1.500 penumpang yang menunggu secara bersamaan.

Karena terletak di wilayah bergaris lintang tinggi dengan suhu sangat dingin, dengan suhu musim dingin bisa anjlok hingga minus 40 derajat Celsius, stasiun ini dilengkapi dengan desain khusus yang tahan dingin dan tahan beku. Lantai peron telah dilapisi permukaan antiselip untuk meningkatkan daya cengkeram dan ketahanan terhadap pembekuan, demi menjamin keselamatan serta kenyamanan penumpang di tengah kondisi lingkungan yang ekstrem tersebut.

"Pada tahap awal operasi, pihak pengelola kereta api akan menjadwalkan hingga 19 pasang perjalanan kereta cepat. Perjalanan dari (Stasiun) Yichunxi ke Stasiun Beijing Chaoyang hanya memakan waktu 8 jam 46 menit. Sementara itu, perjalanan tercepat antara Harbin dan (Stasiun) Yichunxi hanya membutuhkan waktu satu jam 46 menit," ujar Li Xiaowei, Wakil Direktur Departemen Angkutan Penumpang China Railway Harbin Group Co., Ltd.

Mengingat Yichun terletak di jantung Pegunungan Lesser Khingan, sebuah rangkaian pegunungan di Heilongjiang, jalur kereta baru ini menghubungkan berbagai objek wisata alam di wilayah tersebut dengan jaringan kereta cepat nasional. Selain Jalur Kereta Cepat Harbin-Yichun, tiga jalur kereta cepat utama lainnya mulai beroperasi pada hari Senin (28/9) di Tiongkok, negara yang memiliki jaringan kereta cepat terbesar di dunia.