Yunnan, Bharata Online - Akumulasi transmisi listrik melalui jaringan listrik lintas batas arus bolak-balik (AC) 500 kV antara Tiongkok dan Laos telah melampaui 1 miliar kilowatt-jam per hari Kamis (9/10), menandai tonggak sejarah baru dalam kerja sama energi antara kedua negara.

Proyek itu mulai beroperasi pada bulan April tahun ini. Sebagai sambungan listrik terbesar dan bertegangan tertinggi di antara kedua negara tetangga tersebut, proyek tersebut melipatgandakan kapasitas transmisi lintas batas dari 50 megawatt menjadi 150 megawatt.

Jaringan listrik ini diperkirakan akan menyalurkan 3 miliar kWh listrik bersih setiap tahunnya, atau 30 kali lipat dari kapasitas jaringan sebelumnya.

Proyek ini tidak hanya berfungsi sebagai koneksi infrastruktur yang nyata, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga kedua negara serta mendukung optimalisasi alokasi energi bersih di antara kedua negara.