Hainan, Bharata Online - Jika Hainan identik dengan pesisir pantai berpasir putih dan air laut yang biru, Wuzhishan Area menyajikan sisi lain yang sama sekali berbeda: sebuah dunia yang diselimuti kabut dingin, jajaran pepohonan purba, serta rimba tropis yang menenangkan.  

Terletak di wilayah tengah Pulau Hainan, Tiongkok, Wuzhishan (Gunung Lima Jari) merupakan mahakarya ekologis yang menjadi bagian penting dari Hainan Tropical Rainforest National Park. Area ini bukan sekadar destinasi wisata alam, melainkan benteng pertahanan keanekaragaman hayati dan paru-paru hijau bagi wilayah tersebut.

Pada hari ke-3 "China Walk: Vibrant Hainan" 2026, Rabu (21/10), tim Bharata Online dan para jurnalis ASEAN lainnya berkesempatan untuk menjelajahi kawasan yang sering disebut sebagai Jantung Hijau Hainan tersebut. Berikut tiga alasan yang membuat Wuzhishan Area layak untuk dikunjungi. 

1. Pesona Geografis dan "Atap Pulau Hainan"

Wuzhishan mendapat namanya dari deretan lima puncak gunung yang menjulang menyerupai kelima jemari tangan yang membentang ke angkasa. Puncak terutamanya mencapai ketinggian sekitar 1.867 meter di atas permukaan laut, menjadikannya titik tertinggi di Pulau Hainan atau "Atap Pulau Hainan" (The Roof of Hainan).

Berada di iklim monsun tropis perbukitan dengan suhu rata-rata tahunan sekitar 20,8°C, menjadikan area ini tempat pelarian sempurna dari cuaca panas perkotaan. Area hutan hujan ini melahirkan Sungai Shuiman (Shuimanhe), yang menjadi hulu bagi Sungai Changhua, sungai terbesar kedua di Hainan.

2. Keajaiban Ekosistem dan Keanekaragaman Hayati

Wuzhishan menyimpan hutan hujan tropis primer terluas dan paling utuh di Hainan. Di balik pepohonan yang rapat dan rimbun, hidup ribuan spesies flora dan fauna yang langka.

Saat menyusuri kawasan ini, Anda akan menyaksikan fenomena khas hutan tropis purba, seperti: Akar Papan (Buttress Roots) yang besar dan menjalar di atas tanah, Tumbuhan Pencekik (Strangler Figs) yang melilit batang pohon induk, dan Taman Gantung (Aerial Gardens) dari anggrek liar serta tanaman epifit yang tumbuh menumpang di atas kanopi pohon yang tinggi.

Kawasan ini juga merupakan habitat bagi spesies dilindungi seperti Owa Hainan (Hainan Gibbon) yang sangat langka, berbagai kupu-kupu tropis, serta flora endemik seperti kayu red flower tianliao dan pohon teh liar purba.

Konsentrasi ion oksigen negatif di udara pun sangat tinggi, menjadikannya destinasi relaksasi yang menyegarkan untuk kesehatan fisik dan mental.

3. Daya Tarik Utama dan Aktivitas Populer

Salah satu hal yang juga menarik dari Wuzhishan adalah Papan Kayu Hutan Hujan, jalur jalan kaki berbahan kayu sepanjang sekitar 2 km yang aman dan ramah pengunjung. Menelusuri sepanjang Sungai Shuiman dan membawa pengunjung melintasi vegetasi lebat hingga titik pandang terbaik.

Di sekitar area taman nasional, khususnya di Kota Kecil Shuiman (Shuiman Township), pengunjung dapat berinteraksi dengan suku asli Li. Anda bisa mempelajari tenun brokat Li, mencicipi anggur beras Shanlan, dan menikmati kuliner khas pegunungan.

Jadi, Wuzhishan Area adalah oase hijau yang menawarkan kombinasi sempurna antara keajaiban alam purba, petualangan outdoor, serta kekayaan budaya lokal etnis Li. Mengunjungi tempat ini tidak hanya memberikan pemandangan visual yang memukau, tetapi juga kesempatan untuk merasakan harmoni mendalam antara manusia dan alam.