Maryland, Bharata Online - Tiongkok dan Amerika Serikat harus menjadi mitra, bukan pesaing, ujar Presiden Tiongkok, Xi Jinping, pada hari Rabu (23/9).

Dalam pidato tertulis saat tiba untuk kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat, Xi menyampaikan salam tulus dan harapan terbaik kepada rakyat AS atas nama rakyat Tiongkok.

Seraya mencatat bahwa Tiongkok dan Amerika Serikat sama-sama merupakan negara besar dan rakyat kedua negara adalah bangsa yang hebat, Xi mengatakan bahwa kedua bangsa telah menjalin hubungan persahabatan sejak lama dan kepentingan mereka saling terkait erat.

Menurutnya, kebangkitan besar bangsa Tiongkok dan upaya menjadikan Amerika hebat kembali dapat berjalan beriringan, saling melengkapi, serta memberikan manfaat bagi dunia.

Ia mengatakan tahun ini merupakan tahun krusial bagi pembangunan masing-masing negara, baik Tiongkok maupun Amerika Serikat.

Xi mencatat bahwa ia dan Trump telah sepakat untuk membangun hubungan Tiongkok-AS yang konstruktif dan memiliki stabilitas strategis saat kunjungan Trump ke Tiongkok pada bulan Mei lalu, yang memberikan panduan strategis bagi pengembangan hubungan bilateral di masa depan.

Tiongkok dan Amerika Serikat harus bergerak ke arah yang sama serta mendorong hubungan stabil yang mengedepankan kerja sama sebagai landasan utama, persaingan yang wajar, pengelolaan perbedaan yang terkendali, dan komitmen terhadap perdamaian, kata Xi.

Ia mengatakan bahwa Tiongkok dan Amerika Serikat, sebagai dua negara besar, harus menemukan cara yang tepat untuk hidup berdampingan di era baru ini.

Xi menekankan bahwa dunia terus berkembang dan zaman terus berubah, namun logika sejarah mengenai hidup berdampingan secara damai antara Tiongkok dan Amerika Serikat tidak berubah. Harapan baik rakyat kedua negara untuk menjalin hubungan persahabatan tidak berubah, serta harapan umum masyarakat internasional terhadap Tiongkok dan Amerika Serikat juga tidak berubah.

Xi menyatakan keinginannya untuk melakukan diskusi mendalam dengan Trump mengenai isu-isu utama yang menyangkut hubungan bilateral dan situasi dunia, dengan tujuan untuk terus memperkaya substansi hubungan Tiongkok-AS yang konstruktif dan stabil secara strategis, serta memperluas ruang bagi pertukaran dan kerja sama di berbagai bidang antara kedua negara.

Xi juga mengatakan bahwa ia berharap dapat berinteraksi secara luas dengan berbagai kalangan masyarakat di Amerika Serikat guna mempererat persahabatan.

Menurutnya, dengan upaya bersama dari kedua belah pihak, kunjungannya ke Amerika Serikat dipastikan akan membuahkan hasil yang bermanfaat, meningkatkan kesejahteraan rakyat kedua negara, dan membawa harapan bagi perdamaian dunia.