Shanghai, Bharata Online - Perdana Menteri Tiongkok, Li Qiang, menyampaikan pidato dalam upacara pembukaan Konferensi WorldSkills 2026 yang diselenggarakan pada hari Rabu (23/9) di Shanghai, serta menyerukan peningkatan pertukaran dan kerja sama internasional dalam pengembangan keterampilan.

Li menyatakan bahwa pencapaian pembangunan Tiongkok mencerminkan kontribusi penting dari keterampilan. Ia mencatat bahwa keterampilan tradisional Tiongkok telah diwariskan secara turun-temurun dan banyak di antaranya telah mendunia, mendukung pengembangan talenta serta industri di berbagai negara, sekaligus mendorong saling pengertian dan integrasi budaya.

Li menegaskan bahwa Tiongkok senantiasa berkomitmen untuk membangun keunggulan keterampilan di kalangan pekerja dan berfokus pada integrasi mendalam antara industri dan keterampilan, serta akan memajukan integrasi industri-pendidikan dan kerja sama sekolah-perusahaan di masa mendatang.

Seraya mencatat bahwa gelombang baru revolusi teknologi dan transformasi industri sedang mengubah permintaan keterampilan secara mendalam, Li mengajak semua pihak untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman, memperkuat kolaborasi, dan berupaya mendorong pengembangan keterampilan global.

Perdana Menteri juga menyerukan pelaksanaan pendidikan umum mengenai kecerdasan buatan (AI) secara aktif, membantu pekerja melakukan transformasi keterampilan, serta mendorong terciptanya lapangan kerja yang memadai dan berkualitas tinggi.

Seraya menyerukan pembentukan mekanisme pertukaran dan kerja sama keterampilan internasional yang lebih erat, Li menyatakan bahwa Tiongkok siap bekerja sama dengan semua pihak untuk membangun pusat inovasi keterampilan global serta memperkuat pengembangan keterampilan dalam kerangka Prakarsa Sabuk dan Jalan (Belt and Road Initiative) dan kerja sama Selatan-Selatan.

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, dan Presiden WorldSkills International, Francis Hourant, menghadiri upacara pembukaan tersebut dan menyampaikan pidato. Upacara pembukaan itu juga dihadiri oleh sekitar 1.900 perwakilan dari berbagai penjuru dunia.

Kompetisi WorldSkills ke-48 resmi dibuka di Shanghai pada Selasa (22/9) malam, dengan melibatkan 1.385 peserta dari 68 negara dan wilayah yang bersaing dalam 64 cabang keterampilan. Konferensi WorldSkills 2026 dan Pameran WorldSkills Shanghai 2026 diselenggarakan bersamaan dengan kompetisi tersebut. Rangkaian kompetisi akan berakhir pada tanggal 27 September 2026.