Tunis, Radio Bharata Online - Tiongkok dan Tunisia pada hari Selasa (8/8) lalu menandai peringatan 50 tahun pengiriman tim medis Tiongkok pertama ke negara Afrika Utara tersebut.
Lei Haichao, Wakil Menteri Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok (National Health Commission/NHC), mengunjungi Tunisia untuk merayakan tonggak sejarah ini. Menteri Kesehatan Tunisia Ali Mrabet memuji kontribusi berharga dari beberapa generasi tim medis Tiongkok yang selalu berdedikasi pada bantuan kemanusiaan dan mendukung penduduk lokal di kota dan daerah terpencil.
"Mereka dikerahkan di Tunis, Jendouba, Sidi Bouzid dan Gafsa. Selama 50 tahun terakhir, 1153 dokter Tiongkok telah bekerja sama dengan rekan-rekan Tunisia mereka dalam berbagai spesialisasi seperti kardiologi, ginekologi, pediatri, dan THT," ujar Mrabet dalam wawancara dengan media pada sebuah acara yang menandai ulang tahun tersebut.
Berbicara pada upacara tersebut, Lei mengatakan bahwa para dokter Tiongkok merupakan utusan khusus yang memiliki misi untuk menunjukkan upaya berkelanjutan Tiongkok dalam memberikan bantuan kesehatan dan persahabatan.
"Tim medis Tiongkok bukan hanya penyembuh yang penuh kasih yang menyelamatkan nyawa, tetapi juga pembawa persahabatan, yang memainkan peran penting dalam memperkuat ikatan antara Tiongkok dan Tunisia," kata Lei.
Wan Li, Duta Besar Tiongkok untuk Tunisia, mengatakan Tiongkok akan membangun pusat pengobatan kanker modern di kawasan industri Gabes, Tunisia. Kota ini memiliki tingkat kanker tertinggi di negara Afrika Utara.
"Selama KTT Tiongkok-Negara-Negara Arab di Riyadh pada akhir tahun lalu, kedua kepala negara terlibat dalam pertemuan yang sangat bermanfaat. Mereka mencapai kesepakatan yang luas untuk memajukan hubungan bilateral, dengan penekanan utama pada penguatan kerja sama medis dan kesehatan," kata Wan, mengenang pertemuan antara Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Tunisia Kais Saied di Riyadh, Arab Saudi pada 9 Desember 2022.
Pada bulan Desember 2020, Saied meresmikan rumah sakit baru yang didanai oleh Tiongkok di Provinsi Sfax. Ini adalah proyek bantuan Tiongkok terbesar di Tunisia. Rumah sakit ini berfungsi sebagai Pusat Perawatan Nasional untuk pasien Covid-19, sebelum digunakan sebagai rumah sakit multidisiplin.