Beijing, Bharata Online - Sebuah pameran bertema peringatan 90 tahun kemenangan Long March (Pawai Besar) resmi dibuka pada hari Selasa (22/9) di Museum Militer Revolusi Rakyat Tiongkok di Beijing.

Dalam pidatonya pada upacara pembukaan, Cai Qi, anggota Komite Tetap Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok (PKT) sekaligus anggota Sekretariat Komite Sentral PKT, menyatakan bahwa kemenangan tersebut menggemparkan dunia dan terus bersinar dalam catatan sejarah.

Cai menegaskan bahwa kemenangan Long March menandai titik balik besar bagi PKT dan revolusi Tiongkok, serta berdiri sebagai monumen agung dalam proses bersejarah kebangkitan kembali bangsa Tiongkok.

Long March merupakan perjalanan militer epik yang berlangsung dari tahun 1934 hingga 1936, saat Tentara Merah yang dipimpin oleh PKT berhasil menembus kepungan pasukan Kuomintang. Para prajurit Tentara Merah menantang sungai yang berarus deras, pegunungan bersalju, dan padang rumput yang berbahaya, dengan sebagian di antaranya menempuh perjalanan hingga 12.500 kilometer. Manuver ini turut meletakkan dasar bagi kemenangan akhir revolusi Tiongkok.

Cai mengatakan bahwa semangat yang ditempa melalui pengorbanan kaum komunis Tiongkok dan prajurit Tentara Merah terus menginspirasi rakyat Tiongkok untuk mengatasi berbagai kesulitan dan melangkah maju meraih kemenangan demi kemenangan.

Pameran ini menyediakan wadah penting bagi pendidikan mengenai cita-cita dan keyakinan, patriotisme, serta tradisi revolusioner, ujarnya, sembari menyerukan agar semangat Long March terus dilanjutkan dalam perjalanan baru bangsa ini.

Pameran ini mencakup tujuh bagian utama, termasuk Pertemuan Zunyi, operasi militer besar, dan warisan abadi Long March. Keterangan dalam bahasa Inggris menyertai setiap objek pameran.

Pameran ini menempati area seluas sekitar 3.300 meter persegi di sisi barat lantai tiga museum, dengan rute pameran yang membentang lebih dari 760 meter.

Pameran ini menampilkan 875 artefak budaya atau rangkaian artefak, jumlah yang meningkat signifikan dibandingkan pameran serupa pada tahun 2006 dan 2016. Pihak museum juga menyatakan bahwa mereka menampilkan 186 dokumen sejarah, 357 foto dan bagan, 73 karya seni, serta 16 video.

Menurut pihak museum, lebih dari 300 artefak dan dokumen dipamerkan untuk pertama kalinya, yang mencakup sekitar 28 persen dari total artefak dan dokumen yang ditampilkan. Pameran ini juga menampilkan 60 kisah dari peristiwa Long March. Pameran tersebut menyajikan 14 adegan yang menggambarkan episode-episode penting, termasuk Pertempuran Sungai Xiangjiang, Pertemuan Zunyi, dan empat kali penyeberangan Sungai Chishui.

Sekitar 600 orang, termasuk para pejabat, personel militer, dan perwakilan dari berbagai kalangan masyarakat, menghadiri upacara pembukaan. Setelah itu, Cai dan para pemimpin lainnya meninjau pameran bersama masyarakat umum.