Guizhou, Bharata Online - Dalam sebuah seri khusus mengenai Long March, peristiwa bersejarah penting bagi Partai Komunis Tiongkok (PKT), Jembatan Ngarai Huajiang di Provinsi Guizhou, Tiongkok Barat Daya, yang merupakan jembatan tertinggi di dunia, telah menunjukkan bagaimana semangat Long March terus hidup.

Tahun ini menandai peringatan 90 tahun Long March, sebuah titik balik krusial dalam sejarah Tiongkok yang berkontribusi pada pendirian Republik Rakyat Tiongkok.

Dalam seri khusus bertajuk Marching On, koresponden China Global Television (CGTN) menelusuri kembali rute asli Long March melintasi beberapa provinsi. Mereka menemukan bahwa semangat abadi Long March, yang ditandai dengan tekad dan ketangguhan, terus menginspirasi berbagai generasi masyarakat Tiongkok dalam upaya mereka meraih kehidupan yang lebih baik melalui inovasi dan kerja keras.

Pada episode pertama seri ini, seorang koresponden CGTN memulai perjalanan melintasi perbukitan terjal dan lembah yang terbentuk oleh aliran sungai di Provinsi Guizhou, sebuah wilayah kunci di sepanjang rute Long March. Ia berdiri dengan penuh kekaguman di atas Jembatan Ngarai Huajiang, yang rampung dibangun pada tahun 2025 oleh para insinyur dan pekerja setempat. Dengan dek yang menjulang setinggi 625 meter di atas sungai, jembatan ini menjadi bukti nyata semangat pantang menyerah dalam menghadapi kesulitan.

Transformasi luar biasa wilayah pegunungan Guizhou, dengan peningkatan PDB per kapita hingga hampir dua belas kali lipat dalam dua dekade terakhir, mencerminkan warisan abadi semangat Long March, yang tetap terlihat jelas dalam segala aspek kehidupan masyarakat Tiongkok masa kini.

Para prajurit Tentara Merah, cikal bakal Tentara Pembebasan Rakyat saat ini, memulai penarikan mundur strategis mereka pada tahun 1934. Mereka berhasil melewati sungai-sungai yang berarus deras, pegunungan bersalju, dan padang rumput yang luas, dengan sebagian di antaranya menempuh jarak hingga 12.500 kilometer, sebelum akhirnya tiba di Yan'an, Provinsi Shaanxi, pada tahun 1936. Di sanalah mereka mendirikan markas besar PKT sebelum Republik Rakyat Tiongkok resmi berdiri pada tahun 1949.