Maryland, Bharata Online - Mulai dari diplomasi pingpong dan tur pickleball bagi generasi muda hingga program panda raksasa, pertukaran antarwarga telah lama mempererat hubungan antara rakyat Tiongkok dan Amerika. Dinamika ini diharapkan akan memperoleh momentum baru seiring dengan kunjungan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, ke Amerika Serikat.

Xi dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat pada tanggal 23 hingga 25 September 2026 atas undangan Presiden AS, Donald Trump.

Selama bertahun-tahun, Xi secara konsisten memperjuangkan hubungan erat antara kedua negara, berupaya mendekatkan rakyat Tiongkok dan Amerika serta menggalang dukungan publik yang lebih kuat agar kedua negara dapat hidup berdampingan secara harmonis.

Pada bulan November 2023, Xi mengumumkan di San Francisco bahwa 50.000 anak muda Amerika akan diundang ke Tiongkok untuk mengikuti program pertukaran dan studi dalam kurun waktu lima tahun ke depan.

Sejak inisiatif tersebut diluncurkan, pertukaran generasi muda antara kedua negara telah berkembang baik dari segi skala maupun keragamannya. Banyak anak muda Amerika telah datang ke Tiongkok untuk kunjungan pertukaran dan studi, menjalin persahabatan, serta turut mempererat hubungan lintas Pasifik.

Target inisiatif tersebut tercapai dua setengah tahun lebih awal dari jadwal yang ditetapkan, yakni pada awal tahun ini, dengan lebih dari 50.000 anak muda Amerika dari seluruh 50 negara bagian AS dan Washington, D.C. telah mengunjungi Tiongkok.

Menurut Kementerian Pendidikan Tiongkok, mereka telah menjejakkan kaki di seluruh 31 wilayah tingkat provinsi di daratan Tiongkok, serta di Hong Kong dan Makau, dengan berpartisipasi dalam pengalaman budaya, pembelajaran bahasa, program akademik, pertukaran sains dan teknologi, serta kegiatan olahraga.

Melalui inisiatif ini, delegasi pickleball dari Tiongkok dan Amerika Serikat telah saling mengunjungi negara satu sama lain, dan beberapa peserta muda tetap menjalin komunikasi hingga saat ini.

"Persahabatan yang terjalin sungguh luar biasa. Sungguh menakjubkan melihat persahabatan itu terbentuk secara langsung dan benar-benar bertahan selama lebih dari setahun, bahkan hampir dua tahun kemudian. Banyak dari 'duta' kami yang masih berinteraksi dengan teman-teman mereka di Tiongkok melalui WeChat, dan kami berharap dapat kembali berkunjung," ujar Jeffrey Keith Sullivan, Ketua Delegasi Pertukaran Budaya Pickleball Pemuda AS dari Montgomery County, Maryland.

Pada bulan Juli 2025, Xi membalas surat yang dikirimkan oleh anggota delegasi pickleball tersebut, seraya menyatakan bahwa masa depan hubungan Tiongkok-AS bergantung pada generasi muda. Xi berharap para anggota delegasi akan menjadi generasi baru duta persahabatan antara kedua negara dan memberikan kontribusi lebih besar dalam mempererat persahabatan antarwarga kedua negara.

Ikatan bilateral dan hubungan antarwarga kedua negara mencakup cakupan yang jauh lebih luas daripada sekadar pertukaran pemuda.

Skuadron pesawat tempur Flying Tigers, yang dibentuk pada tahun 1941 oleh Jenderal AS, Claire Lee Chennault, membantu Tiongkok dalam perjuangannya melawan pasukan Jepang yang melakukan invasi, sementara kerja sama dalam konservasi panda raksasa semakin memperkaya hubungan bilateral serta memperkokoh landasan persahabatan antara kedua bangsa.