Tiongkok, Bharata Online - Komando Teater Selatan Tentara Pembebasan Rakyat (People's Liberation Army/PLA) Tiongkok mengusir sebuah pesawat C-208 milik Filipina yang secara ilegal memasuki wilayah udara di atas Huangyan Dao, Tiongkok pada hari Sabtu (3/10), tanpa persetujuan pemerintah Tiongkok; demikian disampaikan oleh Zhai Shichen, Juru Bicara Komando Teater Selatan PLA pada hari Senin (5/10).

Zhai mengatakan bahwa komando tersebut mengerahkan kekuatan laut dan udara untuk melacak serta memantau pesawat kecil Filipina itu dan mengeluarkan peringatan untuk mengusirnya sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku.

Ia mengatakan Huangyan Dao merupakan wilayah yang secara inheren milik Tiongkok, dan tindakan semacam itu oleh pihak Filipina sangat melanggar kedaulatan Tiongkok serta berpotensi besar memicu insiden maritim dan udara yang tidak diinginkan.

"Kami memperingatkan dengan tegas pihak Filipina untuk segera menghentikan pelanggaran hak dan tindakan provokatif," kata Zhai, seraya menambahkan bahwa pasukan komando teater tersebut senantiasa bersiaga penuh untuk menjaga kedaulatan dan keamanan nasional serta perdamaian dan stabilitas kawasan secara tegas.