Wuhu, Bharata Online - Pekerjaan pemasangan kabel pada bagian proyek transmisi arus searah tegangan ultra-tinggi (UHVDC) ±800 kilovolt Gansu-Zhejiang yang melintasi Sungai Yangtze dijadwalkan rampung pada hari Senin (26/10) di Kota Wuhu, Provinsi Anhui, Tiongkok Timur. Bagian proyek yang berada di wilayah Anhui diperkirakan akan tersambung sepenuhnya pada akhir bulan ini.
Proyek ini merupakan bagian penting dari program transmisi listrik barat-ke-timur Tiongkok, yang menyalurkan listrik dari wilayah barat yang kaya energi ke wilayah timur yang menjadi pusat industri.
Jalur transmisi ini membentang sekitar 2.370 kilometer, mulai dari stasiun konverter Wuwei di Provinsi Gansu, Tiongkok Barat Laut, hingga stasiun konverter Shaoxing di Provinsi Zhejiang, Tiongkok Timur. Jalur ini melintasi enam provinsi dan memiliki kapasitas sebesar delapan juta kilowatt.
Proyek ini juga menjadi inisiatif UHVDC pertama di dunia yang menerapkan teknologi arus searah fleksibel (flexible direct-current technology) baik di titik pengiriman maupun penerimaan. Desain ini memungkinkan pengaturan besaran dan arah arus listrik secara presisi, serta memfasilitasi jaringan listrik untuk menyerap energi terbarukan dalam jumlah besar.
Keseluruhan jalur transmisi ini dijadwalkan rampung dan mulai beroperasi pada tahun 2027. Penyaluran listrik dari Gansu ke Zhejiang diperkirakan akan mencapai lebih dari 36 miliar kilowatt-jam per tahun, dengan energi terbarukan mencakup lebih dari separuh total pasokan tersebut.
Dengan demikian, emisi karbon dioksida diproyeksikan berkurang sebanyak 17 juta ton per tahun, yang turut mendukung pengembangan energi terpadu antara wilayah barat dan timur Tiongkok, sekaligus mendukung transisi negara tersebut menuju masa depan yang ramah lingkungan dan rendah karbon.