Bharata Online - Sebuah pembangkit listrik yang mendukung basis energi terbarukan skala besar pertama Tiongkok di gurun, kini telah beroperasi penuh.

Unit No. 6 di Pembangkit Listrik Zhongwei, yang terletak di Daerah Otonom Ningxia Hui, Tiongkok barat laut, berhasil menyelesaikan uji coba operasional selama 168 jam pada hari Jumat.

Pencapaian ini menandai beroperasinya keempat unit pembangkit, yang masing-masing berkapasitas 660 megawatt. Pembangkit ini memberikan dukungan saat permintaan listrik memuncak, bagi basis energi terbarukan Gurun Tengger Ningxia, serta jalur transmisi arus searah tegangan ultra-tinggi  ±800 kilovolt menuju Hunan.

Basis Gurun Tengger merupakan proyek pertama sejenisnya, yang disetujui oleh Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional, serta Administrasi Energi Nasional. 

Proyek ini memadukan kapasitas energi terbarukan sebesar 13 juta kilowatt, dengan kapasitas pembangkit listrik tenaga batu bara sebesar 4,64 juta kilowatt untuk menyeimbangkan jaringan listrik.

Pembangkit listrik Zhongwei akan menyediakan cadangan daya yang stabil, bagi energi ramah lingkungan yang dihasilkan oleh basis tersebut. Pembangkit ini menutupi kekurangan pasokan saat tenaga angin dan surya tidak mencukupi, dengan cara menyesuaikan keluaran daya termalnya.

Keempat unit tersebut dirancang untuk menghasilkan listrik sebesar 11,8 miliar kilowatt jam per tahun, dan mendukung transmisi energi bersih sebesar 22 miliar kilowatt jam. 

Pembangkit ini diperkirakan dapat menggantikan penggunaan sekitar 7,1 juta ton batu bara standar, dan mengurangi emisi karbon dioksida sebesar 18,46 juta ton. (CGTN)