Tiongkok, Bharata Online - Industri energi hidrogen Tiongkok tumbuh pesat tahun ini, dengan investasi di sektor tersebut meningkat dua kali lipat dalam tiga kuartal pertama, menurut Administrasi Energi Nasional pada hari Kamis (5/11).
Data menunjukkan bahwa selama tiga kuartal pertama, total investasi dalam industri energi hidrogen Tiongkok mencapai 28,7 miliar yuan (sekitar 77,8 triliun rupiah), naik 108 persen secara tahunan, atau meningkat dua kali lipat.
Pada periode yang sama, lebih dari 10 proyek baru produksi hidrogen berbasis energi terbarukan mulai dibangun, dengan kapasitas tambahan sebesar 100.000 ton.
Hingga saat ini, proyek produksi hidrogen berbasis energi terbarukan yang telah rampung dan beroperasi di Tiongkok memiliki kapasitas tahunan kumulatif lebih dari 350.000 ton, mencakup lebih dari 50 persen kapasitas global, sementara proyek yang sedang dalam tahap konstruksi memiliki kapasitas tahunan lebih dari 1,2 juta ton. Keduanya menempatkan Tiongkok di posisi terdepan secara global.
Berdasarkan wilayah, Tiongkok Utara memiliki kapasitas terbesar yang telah rampung, yakni mencakup 45 persen dari total nasional, diikuti oleh Tiongkok Timur Laut sebesar 36 persen, dan Tiongkok Barat Laut sebesar 15 persen. Di antara berbagai proyek produksi hidrogen berbasis energi terbarukan di Tiongkok, skala proyek individu terus meningkat pesat. Proyek dengan kapasitas 10.000 ton atau lebih kini mencakup hampir separuh dari total proyek yang ada.