Dandong, Bharata Online - Jembatan Sungai Yalu yang baru antara Tiongkok dan Korea Utara resmi dibuka untuk lalu lintas kargo pada hari Kamis (15/10). Jembatan empat jalur ini hadir untuk meningkatkan kapasitas pengangkutan barang serta mendukung perdagangan antara kedua negara.

Tiongkok dan Korea Utara menggelar upacara bersama untuk menandai pembukaan tersebut. Truk-truk yang dihiasi bunga menjadi kendaraan pertama yang melintasi jembatan yang menghubungkan Dandong di Provinsi Liaoning, Tiongkok Timur Laut, dengan Sinuiju di Korea Utara.

Jembatan jalan raya dengan lebar 28,5 meter ini memiliki empat jalur untuk lalu lintas dua arah. Pembangunannya dimulai pada Desember 2010 dan rampung pada Oktober 2014.

Jembatan baru ini akan beroperasi berdampingan dengan Jembatan Persahabatan Tiongkok-Korea Utara, sebuah jembatan gabungan untuk jalan raya dan kereta api yang hanya memungkinkan lalu lintas kendaraan dari satu arah pada satu waktu, serta hanya dapat menampung truk dengan bobot kurang dari 20 metrik ton.

Dandong merupakan lokasi pelabuhan perdagangan perbatasan terbesar Tiongkok dengan Korea Utara. Menurut data resmi Tiongkok, nilai perdagangan bilateral mencapai 2,735 miliar dolar AS (sekitar 49 triliun rupiah) pada tahun 2025. Kementerian Luar Negeri Tiongkok menyatakan bahwa jembatan baru ini akan semakin meningkatkan konektivitas serta memfasilitasi perdagangan dan pertukaran antarwarga kedua negara.