Shanghai, Bharata Online - China International Industry Fair (CIIF), pameran sejenis yang terbesar di dunia, resmi dibuka di Shanghai pada hari Senin (12/10), menyoroti kekuatan industri global kota tersebut.
Mengusung tema "Ekonomi Cerdas, Manufaktur Cerdas Tanpa Batas", pameran yang berlangsung selama lima hari ini telah menarik lebih dari 3.000 peserta pameran dari dalam dan luar negeri untuk menampilkan produk-produk berteknologi tinggi mereka.
Sebuah lengan robot yang menggunakan teknologi interaksi multi-kontak dipamerkan dalam acara ini, yang memungkinkan setiap bagian lengan tersebut menjadi sensitif terhadap sentuhan manusia. Dikembangkan oleh perusahaan yang berbasis di Shanghai, teknologi ini merupakan yang pertama dari jenisnya yang memasuki tahap produksi massal.
"Lengan robot sudah banyak digunakan di pabrik-pabrik saat ini. Namun, tujuan kami adalah membawanya ke ranah layanan dan kehidupan sehari-hari yang jauh lebih luas. Teknologi multi-kontak kami memberikan tingkat keamanan yang tinggi saat lengan robot berinteraksi dengan manusia dalam skenario layanan dan lingkungan rumah di masa depan. Pada saat yang sama, teknologi ini memungkinkan interaksi manusia-robot yang jauh lebih alami," ujar Yu Hongmin, Manajer Merek Senior Flexiv, sebuah perusahaan deep-tech yang berbasis di Shanghai.
Robot bukanlah satu-satunya teknologi yang ditampilkan oleh perusahaan-perusahaan Tiongkok dalam pameran ini. Sistem Peluncuran dan Pemulihan Kedalaman Laut Penuh (Full-Ocean-Depth Launch and Recovery System) berhasil memenangkan penghargaan China International Industry Fair tahun ini.
Sistem ini memungkinkan pemindahan jarak jauh yang mulus, pelepasan yang aman, serta penangkapan cepat antara dek kapal dan air bagi wahana selam, bahkan di tengah suhu dingin ekstrem kutub dan perairan es. Teknologi ini telah digunakan secara luas.
"Jika kami tidak mengembangkan teknologi ini, kami harus mengimpor peralatan senilai hampir 1 miliar yuan (sekitar 2,67 triliun rupiah). Ke depannya, sistem ini akan dipasang pada berbagai kapal penelitian dan platform rekayasa lepas pantai," kata Ding Hu, Direktur Shanghai Marine Equipment Research Institute.
Di saat perusahaan-perusahaan domestik menunjukkan kekuatan mereka, kolaborasi internasional juga menjadi fitur utama pameran ini. Raksasa robot global ABB menjalin kerja sama dengan mitra-mitra mereka di Tiongkok, seraya mencatat bahwa ekosistem industri Tiongkok yang maju memberikan dukungan kuat bagi inovasi-inovasi mereka.
"Kami datang ke Tiongkok dengan membawa teknologi dari Eropa, namun seiring berjalannya waktu, kondisinya kini mulai seimbang. Kami sedang mengembangkan robot dengan konsep 'Tiongkok untuk Tiongkok'. Namun, apa yang sebenarnya terjadi? Robot-robot tersebut justru menjadi 'Tiongkok untuk Dunia' karena kualitasnya yang sangat baik," ujar Marc Segura, Presiden ABB Robotics.