Guangzhou, Bharata Online - Lebih dari 50 langkah inovatif telah diluncurkan untuk meningkatkan layanan bagi para peserta Canton Fair ke-140 mendatang, yang dijadwalkan berlangsung dari 15 Oktober hingga 4 November 2026 di Guangzhou, ibu kota Provinsi Guangdong, Tiongkok Selatan.
Dikenal secara resmi sebagai China Import and Export Fair (Pameran Impor dan Ekspor Tiongkok), Canton Fair merupakan pameran perdagangan internasional terbesar dan tertua di Tiongkok. Edisi mendatang dari acara dua tahunan ini akan diselenggarakan dalam tiga tahap, dengan partisipasi lebih dari 32.000 perusahaan.
Menjelang pembukaan, Guangzhou menyambut kedatangan banyak pembeli global; sebanyak 70 titik pendaftaran sertifikat dan 628 loket layanan telah disiapkan di lokasi pameran serta di bandara, stasiun kereta api, dan hotel-hotel tertentu di seluruh kota untuk memfasilitasi prosedur yang efisien dan cepat, yang hanya memakan waktu 30 detik.
Dengan penerapan kecerdasan buatan (AI), big data, dan teknologi baru lainnya di sepanjang acara, Canton Fair kali ini menghadirkan debut 22 skenario aplikasi cerdas dan 16 aplikasi khusus berbasis AI.
Untuk pertama kalinya di Tiongkok, acara ini akan menyediakan layanan navigasi tingkat stan dengan akurasi satu meter serta tampilan informasi berbasis augmented reality (AR) mengenai lebih dari 75.000 stan pameran.
Selain itu, tersedia sistem digital yang memungkinkan peserta pameran dan pembeli untuk saling bertukar kartu nama elektronik dengan memindai kode QR, serta menggunakan agen AI untuk membuat notulensi rapat, mengarsipkan informasi klien, dan menyaring pesanan yang memiliki potensi tinggi untuk terealisasi.
"Pada edisi kali ini, kami untuk pertama kalinya meluncurkan layanan keanggotaan bagi pembeli luar negeri, yang mencakup sistem berbasis poin dan empat tingkatan keanggotaan. Semua peningkatan layanan kami ditujukan untuk mengatasi masalah praktis yang paling sering dilaporkan oleh pembeli pada penyelenggaraan sebelumnya. Kami tidak hanya membangun sistemnya, tetapi juga mempertimbangkan kebiasaan penggunaan dari berbagai jenis pembeli, sehingga pembeli global dapat lebih fokus pada negosiasi bisnis," ujar Li Kexin, Pegawai China Foreign Trade Center, Penyelenggara Canton Fair.
Sementara itu, Guangzhou akan mengoperasikan layanan kereta bawah tanah dengan jadwal khusus dan mendukung penggunaan kartu internasional di sekitar 9.000 gerbang tiket selama penyelenggaraan Canton Fair guna mempermudah perjalanan bagi peserta dari luar negeri.
Kota ini juga akan mengerahkan lebih dari 2.000 taksi dan kendaraan angkutan daring, serta meluncurkan rute bus otonom pertama yang menghubungkan lokasi pameran dengan sejumlah hotel utama dan stasiun kereta bawah tanah di sekitarnya.
Pihak Bea Cukai Guangzhou juga telah menerapkan 12 langkah fasilitasi, yang memungkinkan pemeriksaan perbatasan bagi barang pameran yang masuk dilakukan langsung di lokasi pameran, serta mengoptimalkan layanan verifikasi pengembalian pajak keberangkatan.