Beijing, Bharata Online - Lebih dari 320 delegasi dari 62 negara dan organisasi internasional berkumpul di Beijing pada hari Selasa (13/10) untuk pembukaan Forum Internasional Kontra-Terorisme Great Wall-2026, dengan tujuan memperkuat kerja sama internasional.

Diselenggarakan oleh Pasukan Polisi Bersenjata Rakyat Tiongkok (People's Armed Police Force/PAP), forum tiga hari ini berlangsung dari tanggal 13 hingga 15 Oktober 2026 dengan tema "Memajukan Kerja Sama Kontra-Terorisme dan Bersama-sama Menjaga Rumah Kita yang Indah".

Forum ini mengangkat empat topik utama: ancaman teroris yang muncul serta kemampuan kontra-terorisme yang melibatkan sistem nirawak dan kecerdasan buatan (AI), pencegahan dan penanggulangan terorisme maritim, perlindungan target-target vital dari serangan teroris, serta penanggulangan infiltrasi teroris di wilayah perbatasan.

"Forum ini berfokus pada peningkatan kerja sama kontra-terorisme yang praktis dalam konteks pengembangan AI. Kami telah menyusun forum tingkat tinggi, profesional, dan tematis, yang dapat dipandang sebagai diskusi di tingkat strategis, operasional, dan taktis. Dengan berpusat pada perubahan zaman, karakteristik lawan, dan perkembangan teknologi, kami bertujuan untuk memantau dampak teknologi AI terhadap upaya pemberantasan dan pencegahan terorisme, serta berfokus pada peningkatan kemampuan kontra-terorisme dan memajukan kerja sama kontra-terorisme global. Inilah titik fokus dan inovasi utama dari forum ini," ujar Peng Jijun, Sekretaris Jenderal panitia penyelenggara Forum Internasional Kontra-Terorisme Great Wall-2026.

Para peserta juga akan menyaksikan pelatihan kontra-terorisme dan demonstrasi peralatan nirawak, serta menghadiri konser musik militer di sela-sela forum.

"Forum ini menyediakan wadah yang sangat baik bagi kami untuk saling bertukar pandangan. Tantangan keamanan modern sangat kompleks dan bersifat lintas negara, sehingga menuntut para ahli untuk bersama-sama mencari solusi. Forum Internasional Kontra-Terorisme Great Wall-2026 merupakan wadah komunikasi yang sangat baik," kata Anzor Chubinidze, Kepala Layanan Perlindungan Negara Khusus Georgia.

Forum ini merupakan bagian dari upaya Tiongkok untuk memperluas pertukaran internasional dan kerja sama praktis dalam bidang kontra-terorisme. Sejak tahun 2016, PAP telah menyelenggarakan lima edisi sebelumnya dari Forum Internasional Kontra-Terorisme Great Wall.