Beijing, Bharata Online - Tiongkok akan mendorong peluncuran jaringan komunikasi generasi mendatang lebih awal dari permintaan pasar dalam lima tahun ke depan. Hal ini disampaikan oleh seorang pejabat senior dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok pada hari Rabu (23/9) di ajang tahunan International Postal and Telecommunications Expo (PT Expo).

Langkah ini mencerminkan rencana pengembangan yang baru saja diterbitkan oleh Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok untuk industri informasi dan komunikasi selama periode Rencana Lima Tahun ke-15 (2026-2030).

Berdasarkan rencana tersebut, jaringan komunikasi generasi baru dengan cakupan menyeluruh dan kinerja unggul diharapkan sudah terbentuk sepenuhnya pada tahun 2030, dengan tingkat penetrasi pengguna 5G akan mencapai 95 persen, layanan pita lebar (broadband) berkemampuan gigabit akan menjangkau 320 juta rumah tangga, dan daya komputasi cerdas akan mencapai 9.800 EFLOPS, sebuah satuan kinerja komputasi, dengan satu unitnya mewakili satu kuintiliun operasi floating-point per detik.

"Kami akan mendorong secara sistematis pengembangan jaringan komunikasi generasi mendatang yang berbasis aplikasi dan berorientasi masa depan secara tepat, mendorong evolusi jaringan pita lebar menuju standar dual 10-gigabit, serta memajukan pembangunan sistem internet satelit orbit rendah Bumi (low-Earth orbit). Kami juga akan mengoptimalkan secara holistik jaringan komunikasi yang menghubungkan darat dan laut, memperluas serta meningkatkan fasilitas komputasi, dan memperkuat integrasi jaringan-komputasi serta interkoneksi daya komputasi, demi mendukung jaringan komputasi terintegrasi nasional dengan lebih baik," ujar Yu Xiaohui, Wakil Menteri Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok.

Langkah ini diambil seiring dengan munculnya terobosan dalam teknologi kecerdasan digital, yang diwakili oleh kecerdasan buatan (artificial intelligence), yang menghadirkan peluang bagi pengembangan sektor informasi dan komunikasi.

Menurut data resmi, hingga akhir Juli 2026, Tiongkok telah mendirikan lebih dari 5,15 juta stasiun pangkalan (base station) 5G, dengan tahap awal penerapan jaringan optik 10-gigabit yang sudah berjalan dan kapasitas daya komputasi cerdas yang mencapai 2.185 EFLOPS.

Tiongkok juga akan memperdalam integrasi jaringan terestrial dan satelit, termasuk aplikasi komersial untuk layanan langsung ponsel pintar ke satelit dan Internet of Things (IoT), meningkatkan penelitian dan pengembangan stasiun pangkalan 6G, serta memajukan pengembangan standar di sektor-sektor informasi dan komunikasi utama, seperti jaringan daya komputasi dan komunikasi kuantum, sebagaimana tercantum dalam rencana pengembangan tersebut.

PT Expo tahun ini diselenggarakan mulai hari Selasa (22/9) hingga Kamis (24/9) di Beijing.