Beijing, Bharata Online - Beijing sedang menjajaki pendekatan yang lebih cerdas untuk tata kelola perkotaan di kawasan percontohan E-Town, dengan memanfaatkan AI, robotika, dan big data guna mendukung manajemen kota serta melayani warganya.
Kawasan Pengembangan Ekonomi-Teknologi Beijing, yang lebih dikenal sebagai Beijing E-Town, merupakan pusat kecerdasan digital untuk inovasi komputasi awan, big data, dan AI. Sebagai bagian dari upaya kota tersebut mewujudkan tata kelola perkotaan yang lebih cerdas, E-Town menghadirkan layanan berteknologi tinggi hingga ke aspek-aspek rinci kehidupan sehari-hari.
Petugas patroli keamanan Yan Yunxiang bertugas memantau secara rutin penggunaan jalan di E-Town oleh kendaraan dan sepeda demi memastikan kelancaran serta keselamatan lalu lintas. Beban kerjanya kini menjadi lebih ringan berkat kehadiran rekan baru: sebuah perangkat inspeksi pintar yang beroperasi selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu.
Mampu menangani berbagai tugas mulai dari patroli harian hingga respons darurat, perangkat inspeksi ini dapat memberi peringatan kepada petugas manusia saat mendeteksi adanya ketidakberesan atau pelanggaran, serta memberikan dukungan tepat waktu bagi petugas patroli yang berada di dekat lokasi.
"Bantuannya terletak pada kemudahan dan efisiensinya. Saat perangkat inspeksi berpatroli di jalan, kami menerima notifikasi pada aplikasi kami begitu ada masalah yang terdeteksi," ujar Yan.
Sejauh ini, dua puluh kendaraan patroli tanpa awak yang ditenagai AI telah dikerahkan di kawasan tersebut. Dengan memanfaatkan informasi yang dikumpulkan dari seluruh penjuru E-Town, sebuah platform model besar (large-model platform) yang beroperasi di balik layar dapat memperingatkan petugas mengenai risiko yang sedang terjadi atau potensi risiko di masa depan, sehingga memungkinkan pengerahan personel yang lebih komprehensif dan terencana.
"Dalam pekerjaan sehari-hari, kami memantau apakah ada risiko baru yang muncul di platform. Jika risiko baru memang muncul, kami akan melakukan penilaian," kata Sun Fei, Petugas di Pusat Penanganan Pengaduan Warga di wilayah administratif Ronghua, E-Town.
Berkat pemantauan sepanjang waktu dan manajemen terpusat, sistem ini senantiasa siaga menjaga keamanan jalanan dengan tingkat presisi dan kecepatan yang didukung teknologi tinggi.
"Platform ini berbasis teknologi dan kecerdasan. Sistem ini mendeteksi titik-titik risiko di jalanan melalui algoritma yang didasarkan pada model besar dan big data," ujar Liu Xiang, Petugas di Kantor Manajemen Perkotaan wilayah Ronghua.
Selain pengelolaan infrastruktur jalan, E-Town juga mulai menghadirkan robot dalam layanan perawatan lansia. Di sebuah fasilitas perawatan lansia umum milik pemerintah setempat di Kecamatan Ronghua, para pengelola telah merancang konsep gabungan antara pusat komunitas, ruang pamer teknologi, dan panti wreda, yang menghadirkan keceriaan serta kemudahan bagi lingkungan tempat tinggal di mana lebih dari seperempat penduduknya berusia di atas 60 tahun.
Zhuang Lei, seorang warga berusia 80 tahun, mengatakan bahwa ia mengunjungi fasilitas tersebut setidaknya dua kali seminggu, tidak hanya untuk menikmati hidangan tetapi juga untuk menjalani pemeriksaan kesehatan berbasis kecerdasan buatan (AI).
"Setelah memasukkan data pribadi dan melakukan pemindaian wajah, hasilnya akan muncul secara otomatis," ujarnya.
Selain untuk keperluan memasak dan layanan kesehatan, robot-robot juga telah ditempatkan di seluruh area gedung guna memberikan layanan tambahan bagi para lansia. Hal ini sekaligus membantu para perancang robot dalam menyempurnakan produk mereka.
"Setelah layanan diberikan di fasilitas ini, kami mengumpulkan pendapat serta saran dari para lansia dan menyampaikannya kembali kepada pihak produsen robot," kata Zhang Li, Direktur Kantor Jaminan Kesejahteraan Hidup di Kecamatan Ronghua.