Shenzhen, Bharata Online - Pameran Impor dan Ekspor Tiongkok (China Import and Export Fair) edisi ke-140, yang juga dikenal sebagai Canton Fair, resmi dibuka untuk pengunjung di Guangzhou, ibu kota Provinsi Guangdong, Tiongkok Selatan, pada hari Kamis (15/10). Lebih dari 32.000 peserta pameran menghadirkan berbagai produk dan teknologi yang inovatif, ramah lingkungan, serta cerdas, yang menarik minat sekitar 340.000 pembeli dari luar negeri.
Tahun ini menandai peringatan 70 tahun penyelenggaraan pameran tersebut. Dengan total luas area mencapai 1,55 juta meter persegi, pameran itu akan berlangsung dalam tiga tahap hingga 4 November 2026 mendatang.
Lebih dari 11.000 peserta pameran merupakan pemimpin di pasar khusus (niche market) atau perusahaan berkualitas yang memanfaatkan teknologi canggih dan terspesialisasi untuk menghasilkan produk-produk baru yang unik.
Sekitar 64 persen peserta pameran menerapkan teknologi baru, seperti internet industri dan kecerdasan buatan (AI). Produk baru dan produk ramah lingkungan masing-masing mencakup 23,2 persen dan 26 persen dari total barang yang dipamerkan—angka yang mencatatkan rekor tertinggi.
Selain itu, lebih dari 700 acara peluncuran produk baru akan digelar selama pameran berlangsung, dengan jumlah produk yang akan diperkenalkan meningkat sebesar 15 persen.
Tahap pertama, yang berlangsung dari hari Kamis (15/10) hingga Senin (19/10) depan, akan menyoroti sektor manufaktur canggih.
Lebih dari 12.000 perusahaan memamerkan produk mereka di area seluas 520.000 meter persegi, dengan lebih dari 25.000 stan yang tersebar di 19 zona pameran. Produk yang ditampilkan mencakup perangkat elektronik, peralatan rumah tangga, dan otomatisasi industri. Terdapat pula 17 bagian khusus untuk industri berkembang, seperti robot layanan, drone, dan teknologi layar (display).
Dalam beberapa hari terakhir, lonjakan jumlah pembeli telah meningkatkan aktivitas di bandara-bandara di Guangzhou dan Shenzhen.
Banyak pembeli menunjukkan ketertarikan yang kuat terhadap produk-produk cerdas asal Tiongkok, seperti kendaraan listrik, robot, dan peralatan rumah tangga, serta berupaya menjalin kemitraan jangka panjang dengan pelaku bisnis Tiongkok.
"Saya sedang menghadiri Canton Fair saat ini. Kami mencari mesin-mesin, termasuk mesin konstruksi, karena kami bergerak di bidang konstruksi di Meksiko. Kami berharap dapat membangun hubungan bisnis yang baik di sini," ujar seorang pembeli asal Meksiko.
"Ini adalah pengalaman pertama saya di Canton Fair. Saya telah mendengar banyak cerita dari teman-teman yang pernah ke sana. Kini, saya sangat penasaran untuk melihat kenyataannya secara langsung," ujar seorang pembeli asal Swiss.
"Menjelang pelaksanaan Canton Fair, banyak pembeli yang memasuki Tiongkok melalui bandara Shenzhen. Sejak awal Oktober, kami telah memeriksa 31.000 orang asing yang melintasi perbatasan, meningkat 21,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Proporsi mereka yang masuk ke Tiongkok dengan fasilitas bebas visa meningkat 34 persen secara tahunan," kata Wu Xiaoling, seorang petugas bea cukai.
Diselenggarakan dua kali setahun, Canton Fair merupakan pameran perdagangan internasional terbesar dan tertua di Tiongkok, yang berfungsi sebagai barometer bagi perdagangan luar negeri negara tersebut.