Beijing, Bharata Online - Wakil Menteri Perdagangan Tiongkok, Yan Dong, menyatakan bahwa China International Import Expo (CIIE) kesembilan akan menyoroti keterbukaan pasar Tiongkok yang terus berkembang, sekaligus memungkinkan negara-negara peserta untuk membangun citra mereka sebagai eksportir.

Shanghai akan menjadi tuan rumah pameran ini pada tanggal 5–10 November 2026. Dalam konferensi pers di Beijing pada hari Jumat (16/10), Kantor Informasi Dewan Negara Tiongkok mengumumkan bahwa 162 negara, wilayah, dan organisasi internasional akan berpartisipasi.

Lebih dari 4.000 perusahaan akan hadir di ruang pameran, yang untuk pertama kalinya mencakup area seluas lebih dari 440.000 meter persegi.

Saat berbicara dalam konferensi pers tersebut, Yan menyampaikan bahwa persiapan acara ini sebagian besar telah rampung. Ia juga mencatat bahwa semakin banyak negara memilih untuk menampilkan keunggulan mereka dalam Pameran Negara (Country Exhibition) di ajang CIIE.

"Keterbukaan terlihat semakin nyata. Pameran Negara mengundang berbagai negara dan organisasi internasional untuk menampilkan citra mereka secara menyeluruh, serta profil perdagangan dan investasi mereka. Tahun ini, 69 negara dan organisasi internasional turut berpartisipasi, jumlah yang melampaui capaian tahun lalu," ujar Yan.

Pameran tahun ini akan berfokus pada peningkatan orientasi pasar, keunikan, dan profesionalisme. Diskusi mengenai topik-topik tersebut akan menjangkau audiens yang lebih luas, seiring dengan ekspektasi CIIE untuk memperluas cakupan di berbagai aspek.

"Dari segi skala, area pameran bisnis untuk pertama kalinya melampaui 370.000 meter persegi. Di antara para peserta, jumlah perusahaan yang masuk dalam daftar Fortune Global 500 serta para pemimpin industri telah melebihi 300 untuk pertama kalinya. Hampir 200 perusahaan dan institusi kembali berpartisipasi untuk kesembilan kalinya secara berturut-turut. Selain itu, terdapat lebih dari 2.000 peserta baru yang bergabung. Terkait produk yang dipamerkan, sejauh ini telah dikonfirmasi lebih dari 480 produk unggulan yang akan melakukan debut global, debut di Asia, atau debut di Tiongkok—mencatatkan rekor tertinggi untuk acara tahun ini," ungkapnya.