California, Bharata Online - Robot humanoid bisa menjadi hal yang umum dalam satu dekade mendatang karena kemajuan dalam aktuator, sensor, kamera, dan komputasi AI dapat memberikan keunggulan mendasar dibandingkan biologi manusia dalam hal kecepatan reaksi dan performa fisik, ujar CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk, pada hari Selasa (22/9).
Saat berbicara kepada China Media Group (CMG) di Silicon Valley, California, Musk menyampaikan pandangannya mengenai evolusi pesat robotika humanoid.
"Robot memiliki waktu reaksi yang sangat cepat, jadi akan sangat sulit mengalahkan robot dalam hal kecepatan reaksi. Hal ini karena kita agak dibatasi oleh biologi kita. Namun, pada robot, Anda bisa meningkatkan aktuator, sensor, serta frame rate kamera, dan menambah kapasitas komputasi AI. Hasilnya, robot akan menjadi jauh lebih unggul secara mendasar dan memiliki reaksi yang lebih cepat daripada manusia. Saya menikmati menonton pertandingan robot. Maksud saya, semua orang di Amerika terpukau oleh hal itu. Ya, tayangan itu ramai dibicarakan di media sosial AS," kata Musk.
Menyinggung soal pertandingan robot tersebut, Musk lebih lanjut menjelaskan bagaimana demonstrasi semacam itu mencerminkan kemajuan yang lebih luas dalam bidang robotika humanoid.
"Pertandingan itu menghibur untuk ditonton, tetapi juga memperlihatkan kemajuan robotika humanoid. Tentu tidak akan menghibur jika robot hanya terjatuh. Namun, robot-robot ini bisa melakukan tinju, gulat, lari, dan senam. Itu sangat keren. Jadi, maksud saya, masa depan akan dipenuhi oleh banyak robot. Menurut saya, itu prediksi yang mudah. Saya perkirakan hal itu akan terjadi paling lambat dalam 10 tahun ke depan," ujarnya.