Hohhot, Bharata Online - Wilayah Otonom Mongolia Dalam di Tiongkok Utara sedang meningkatkan upaya untuk memperluas sektor daya komputasi. Kini tercatat 20 dari 30 perusahaan komputasi swasta terkemuka di negara itu telah hadir dan beroperasi di wilayah tersebut.
Mongolia Dalam telah muncul sebagai salah satu dari delapan pusat komputasi nasional di bawah strategi Tiongkok yang bertajuk "Data Timur, Komputasi Barat" (East Data, West Computing). Inisiatif ini bertujuan agar wilayah pedalaman yang kurang berkembang dapat menyimpan dan memproses data yang dikirim dari wilayah timur yang dinamis secara ekonomi, sehingga mempercepat pengembangan jaringan komputasi nasional yang terintegrasi.
Kota Hohhot di Mongolia Dalam kini sedang mempercepat pembangunan klaster pusat data di Kawasan Baru Horinger (Horinger New Area), yang merupakan salah satu dari sepuluh kawasan serupa terbaik di Tiongkok.
Di Kawasan Baru Horinger, empat gedung pusat data telah mulai beroperasi dan menyediakan daya komputasi AI bagi perusahaan internet domestik terkemuka. Setelah rampung sepenuhnya, klaster ini akan mencapai total kapasitas komputasi sebesar 230 megawatt.
Klaster pusat data tersebut menarik minat penyedia layanan komputasi papan atas Tiongkok berkat keunggulan-keunggulan yang signifikan.
Iklim kota yang sejuk, dengan suhu rata-rata tahunan 7,7 derajat Celsius, memberikan pendinginan alami hingga enam bulan dalam setahun, sehingga secara drastis mengurangi biaya penggunaan AC. Sekitar 80 persen listrik yang digunakan di klaster ini berasal dari energi ramah lingkungan (green power).
Selain terhubung dengan jaringan listrik regional dan sistem pasokan listrik sirkuit ganda, klaster ini juga dilengkapi dengan empat gedung generator diesel yang menyediakan pasokan listrik cadangan jika terjadi pemadaman listrik.
Dengan menampung 62 proyek pusat komputasi, Kawasan Baru Horinger telah membentuk rantai industri lengkap yang mencakup manufaktur server, penyediaan daya komputasi, dan pengembangan aplikasi, guna memenuhi kebutuhan komputasi wilayah Beijing-Tianjin-Hebei, Delta Sungai Yangtze, serta Kawasan Teluk Besar Guangdong-Hong Kong-Makau.